oleh

Akses Jalan dan Jembatan di Desa Sitardas Terbangun Warga Berterima Kasih

Sejak digelontorkannya Dana Desa mulai tahun 2015-2019 di Desa Sitardas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, pembangunan diberbagai sektor terlihat sudah. Kepala Desa Sitardas pun dengan bijak menyebar pembangunan dengan sistim merata sehingga semua dusun di desa itu tersentuh pembangunan melalui Dana Desa.

Khusus untuk Dana Desa tahun 2019 ini, Kepala Desa mengalamatkan pembangunan fisik melalui pembangunan tembok penahan tanah di Dusun II Gunung Meranti menuju kantor Kepala Desa sepanjang 200 meter. Manfaat tembok penahan tanah itu supaya jangan terjadi longsor sehingga warga tidak terhalang mengurus administrasi ke kantor Kepala Desa Sitardas.

Di Dusun I juga dibangun 4 unit Plat Deker tepatnya di Dusun I Kampung Sawah, di Dusun II Jambak Toba, dan Dusun Gunung Meranti.

Pembangunan Plat Deker itu untuk memudahkan masyarakat setempat untuk akses menuju kebun dan juga lahan pertanian masyarakat. Karena rata-rata warga yang ada di Desa Sitardas ini adalah petani, nelayan, dan juga berkebun.

Pembangunan Jembatan di Desa Sitardas dari anggaran Dana Desa tahun 2019. (Batakpost.com/RED)

Kehadiran pembangunan fisik dari tahun ke tahun sangat disyukuri oleh masyarakat Desa yang berpenduduk 600 Kepala Keluarga itu. Akses yang dibangun terbukti membantu mereka untuk menjalankan aktivitas masyarakat untuk mengangkut hasil buminya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat dan juga kepada Bupati Tapanuli Tengah, dan juga kepada bapak Kepala Desa Kami yang telah bersikap adil dan merata dalam membangun akses di Desa kami ini. Doa kami, agar kiranya Dana Desa ini terus berlanjut sehingga pembangunan di Desa ini dapat tuntas dan akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata sejumlah warga Sitardas.

Desa Sitardas ini terdiri dari lima dusun, yaitu, Dusun I Kampung Sawah, Dusun II Gunung Meranti, Dusun III Bulu Suratan, Dusun IV Sawangan Rambuntan (Bugis) dan Dusun V Simali-mali.

“Memang masih ada satu dusun lagi di Desa kami ini yang belum tersentuh yaitu di Dusun IV, karena sifatnya bergilir. Untuk Dana Desa tahun depan akan kami pusatkan ke Dusun IV. Dengan demikian semua Dusun di Desa kami ini dapat merasakan manfaat dari Dana Desa itu. Selain itu juga, wilayah Desa Sitardas ini cukup luas, yakni 40 KM persegi, dan berpotensi untuk memekarkan beberapa dusun lagi. Dan Desa kami ini dihiasi pengunungan, lautan dan daratan, sehingga pembangunan di semua sektor itu harus kami perhatikan, agar tidak terjadi kecemburuan nantinya,” kata Kepala Desa Sitardas Pdt. Isafan Gea, S.Th.

Penahan tanah jalan menuju kantor Kepala Desa Sitardas yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2019. (Batakpost.com/RED)

Di Desa Sitardas sudah tersedia dua SDN, yaitu SDN 1 Kampung Sawah, dan SDN di Dusun III Bulu Suratan. Ditambah 1 unit SMPN Satu Atap di Dusun III.

Ketersediaan sarana pendidikan di Desa Sitardas salah satu faktor pendukung peningkatan pendidikan. Untuk itulah Kepala Desa terus berupaya untuk dapat menyeimbangkan peningkatakan mutu pendidikan melalui layanan akses internet yang sudah berhasil menembus Desa Sitardas melalaui program Dana Desa. Dan itu sangat disambut positif oleh masyarakat dan juga para pelajar.

Diakui Kepala Desa, ada beberapa hal kendala yang dihadapi untuk melaksanakan pembangunan di Desa yang sudah dipimpinnya selama satu periode itu. Salah satunya adalah sulitnya mengangkut material dari lokasi pembelian ke lokasi pembangunan. Kendala lainnya adalah kondisi cuaca dan musim penghunjan yang berdampak terjadinya banjir. Jika sudah banjir maka akan sulit mengakut bahan material dan juga hasil panen warga.

Walau pun ada kendala yang begitu berat, tidak menyurutkan semangat Kepala Desa dan warganya untuk menyelesaikan berbagai proyek Dana Desa.

Ada pun besaran Dana Desa Tahun 2019 untuk Desa Sitardas Rp1.203.84.000, dengan rincian untuk fisik Rp815.037.000, dan sisanya untuk dana pemberdayaan. (RED)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed