Pembukaan Jalan di Desa Lubuk Ampolu Menjadi Prioritas Dana Desa Tahun ini

oleh
Pembangunan fisik penabahan tanah di Desa Dolok Ampulu dengan anggaran Dana Desa Tahun 2019. (Batakpost.com/RED)

Pembukaan jalan di Desa Lubuk Ampolu Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah menjadi skala proritas tahun ini yang dananya bersumber dari Dana Desa Tahun 2019. Hal itu disampaikan Kepala Desa Lubuk Ampolu Kaema Telaumbanua (53).

Ada pun pembukaan akses jalan di tiga dusun yang ada di desanya seperti di Dusun I sepanjang 1.000 kali lebar 5 meter. Selain itu juga pembangunan 4 plat duiker di tiga desa, dan pembangunan penahan tanah sepanjang 30 meter.

Dibukanya akses jalan dan pembangunan plat duiker serta pembangunan penahan tanah, karena merupakan akses utama masyarakat di tiga dusun. Pasalnya akses jalan itu menjadi kebutuhan masyarakat setempat untuk mengangkut hasil panen padi dan karet masyarakat.

Rata-rata masyarakat Desa Lubuk Ampolu adala petani dan pekerja kebun yang membutuhkan akses jalan. Selama ini masyarakat terpaksa melewati jalan tikus untuk mengangkut hasil panen dan karet mereka. Barang tentu akses itu sangat menyulitkan masyarakat mengangkut hasil tanah mereka. Dan dengan dibukanya akses jalan di Desa itu, warga sangat terbantu dan berterima kasih kepada pemerintah.

“Selama ini warga kami harus sitim pundak untuk mengangkut hasil panennya. Dan tidak sedikit masyarakat kami ini pundaknya banyak yang bengkak apalagi musim hujan kasihan melihat mereka, karena tidak ada pilihan lain. Dengan adanya Dana Desa ini, kami sepakati bersama untuk dibuka akses jalan agar masyarakat tidak kesulitan lagi untuk mengangkut hasil panennya,” terang Kaema Telaumbanua.

Pembukaan jalan di Desa Lubuk Ampolu yang disambut baik oleh masyarakat Desa. Dengan dibukanya akses jalan ini warga tidak kesulitan lagi untuk menuju kebun dan lahan mereka. (Batakpost.com/RED)

Di Dusun III Pembukaan jalan sepanjang 500 meter dan 4 plat duiker serta penahan tanah sepanjang 50 meter sangat dirasakan warga Dusun III. Rata-rata mereka berkebun durian, peteh dan sebahagian petani karet. Akses jalan yang sudah dibuka sepanjang 500 meter itu menjadi jawaban atas kerinduan mereka selama ini.

“Kami sudah sangat lama mengharapkan adanya pembukaan jalan di desa ini agar kami tidak kesulitan untuk membawa hasil kebun kami. Dan kami berterima kasih dengan anggaran Dana Desa, akses jalan sudah dibuka dan itu sudah sangat membantu masyarakat yang ada di tempat ini. Harapan kami Dana Desa terus diperhatikan agar kami yang tinggal di desa-desa dapat merasakan pembangunan itu,” kata sejumlah warga Dusun III Desa Lubuk Ampolu.

Selain untuk pembukaan jalan, Dana Desa juga dimanfaatkan untuk membangun MCK sebanyak dua unit di Dusun I. MCK itu untuk fasilitas umum warga yang ada di sana, pasalanya selama ini warga terpaksa ke sungai kalau mau MCK dan BAB. Dengan dibangunnya MCK itu, maka warga tidak perlu lagi jauh-jauh ke Sungai untuk mencuci dan keperluan lainnya.

Khusus untuk desa ini ada pembangunan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat PAMSIMAS yang pembangunannya bersumber dari Dana Desa tahun 2019 sebesar Rp35.000.000.

Untuk penerangan jalan di Desa, juga sudah dibangun 10 unit LPJU di 10 titik yang membantu warga dalam penerangan jalan.

“Kami atas nama masyarakat Desa dan aparat Desa Lubuk Ampolu mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Jokowi yang sudah mengucurkan Dana Desa. Demikian juga kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani dan pak Bapak Darwin Sitompul yang terus mengarahkan kami selaku Kepala Desa untuk terus memantau kebutuhan masyarakat Desa melalui anggara Dana Desa. Demikian juga dukungan dan bantuan dari pendamping desa yang banyak membantu kami dalam menyusun berbagai program dan anggaran sehingga terlaksana dengan baik,” ungkap Kades.

Ada pun besaran anggaran fisik yang digelontorkan dari Dana Desa tahun 2019 di Desa Lubuk Ampolu Rp864.772.000.000 dari total anggaran Dana Desa Rp  1.191.019.000.000 (RED)