oleh

Rehap Bendungan, Pembukaan Jalan Pertanian dan Pembangunan Gedung PAUD Skala Proritas di Desa Kebun Pisang

Rehab Bendungan di Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi skala proritas Kepala Desa bersama dengan warganya untuk mengatasi kendala air bersih di Desa Kebun Pisang.

Dengan menggunakan Dana Desa tahun 2019, beberapa sarana kepentingan masyarakat dikerjakan dan sudah dapat dinikmati masyarakat Kebun Pisang saat ini.

Sebagaimana diketahui bahwa Desa Kebun Pisang terdiri dari 4 Dusun, yaitu, Dusun I Kampung Tengah, Dusun II Kampung Lalang, Dusun III Goring-goring dan Dusun IV Lobu. Ada pun mayoritas penduduk di Desa yang berpenghuni 523 Kepala Keluarga ini adalah, suku Jawa, Batak, Nias dan Melayu. Demikian juga dengan pekerjaan masyarakatnya juga beragam, mulai dari petani, berkebun dan juga mengambil batu dari sungai atau galian C.

Rehap Bendungan Air Bersih di Dusun I yang sumber airnya dari Lubuk Ampolu sekitar 3 KM dari lokasi menjadi skala proritas masyarakat setempat. Keberadaan bendungan sebelumnya sudah tua dan rusak, sehingga tidak maksimal lagi untuk menampung air yang menjadi kebutuhan utama warga sehari-hari.

Atas terbangunnya Bendungan ini, masyarakat Dusun I mengaku senang karena masalah air bersih dan sarana air minum tidak menjadi kendala lagi bagi mereka.

Selain perbaikan Bendungan, juga dilakukan pipanisasi sepanjang 2,7 KM ke rumah-rumah masyarakat di empat Dusun. Dengan adanya pipanisasi ini warga sudah dapat menikmati air bersih sampai ke setiap rumah. Masyarakat pun sangat terbantu dengan adanya sarana tersebut, karena tidak harus pergi lagi ke Bendungan untuk mengambil air.

Pemasangan Pipanisasi ke rumah-rumah warga yang ada di empat Dusun di Desa Kebun Pisang. (Batakpost.com/RED)

Selain memperbaiki Bendungan Air, di Dusun II dilakukan Pembukaan Jalan Pertanian sepanjang 900 meter. Pembukaan jalan itu sangat diperlukan masyarakat, agar masyarakat memiliki akses untuk mengangkut hasil pertanian dan kebun mereka. Karena selama ini masyarakat harus berjibaku setiap melintasi jalan tersebut. Dengan hasil musyawarah bersama warga dan Kepala Desa, maka jalan menuju pertanian masyarakat sudah dibuka. Warga pun dapat dengan cepat melakukan kegiatan dengan dibukanya akses baru ini.

Sedangkan untuk sarana pendidikan, Dana Desa juga digunakan untuk pembangunan Gedung PAUD di Dusun I. Kehadiran PAUD ini menjadi kebutuhan bagi masyarakat setempat guna menunjang program dari Pemerintah yaitu unggul di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan itu dimulai sejak dini. PAUD ini pun diberi nama Pajak Indah, yang mampu menampung para anak-anak usia dini yang ada di Dusun I.

Guna memberikan penerangan kepada masyarakat, juga sudah selesai dibangun Lampu Penerangan Jalan Umum sebanyak 7 unit di 7 titik. Dengan adanya lampu penerangan jalan itu, aktivitas warga tidak terkendala lagi di malam hari.

Kepala Desa Kebun Pisang Mugiharto (49), yang ditemui Batakpost.com mengungkapkan, keberadaan Dana Desa di wilayahnya sangat-sangat membantu masyarakat. Apalagi masa kepemimpinannya sudah tiga periode sebagai Kepala Desa, sehingga program pembangunan Desa sudah dapat terarah dengan baik.

Ayah 6 orang anak ini pun menargetkan, dengan Dana Desa akan mampu membawa peningkatan ekonomi masyarakatnya, karena akses penunjang sudah dibangun dan terus akan ditingkatkan lagi.

“Kami atas nama masyarakat Desa Kebun Pisang, sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat dan juga kepada pak Bupati Tapanuli Tengah, yang terus memberikan semangat dan arahan kepada kami untuk dapat mempergunakan Dana Desa dengan baik dan tepat sasaran. Harapan kami bersama dengan warga, agar kiranya program Dana Desa ini terus berkelanjutan demi membangun sarana dan peningkatan ekonomi di desa. Karena dampak dan hasilnya sudah langsung dirasakan masyarakat,” kata Mugiharto yang begitu dekat dengan masyarakatnya, sehingga berhasil menang telak dalam Pilkades tahun 2018 lalu. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed