Paparan Data Healthy Lung Summit Ke-3 Tahun 2019, Memperlihatkan Manfaat Hasil Kemitraan Healthy Lung Program Oleh Astrazeneca Di 9 Negara Asia

oleh

Perluasan komitmen untuk mendorong peningkatan pengobatan bagi pasien dengan penyakit paru di seluruh Asia, AstraZeneca dan Business Sweden — Dewan Perdagangan & Investasi Swedia selenggarakan Healthy Lung Summit ke-3

JAKARTA, Indonesia, 15 Oktober 2019 /PRNewswire/ — Melanjutkan kesuksesan Program Healthy Lung, hari ini AstraZeneca dan Business Sweden — Dewan Perdagangan & Investasi Swedia menyelenggarakan Healthy Lung Summit, untuk menyatukan para Satuan Tugas Healthy Lung dari delapan negara di Asia, serta para ahli internasional dan Swedia guna membahas perkembangan dan penyusunan strategi untuk tahun 2020.

Untuk rilis multimedia selengkapnya, klik di sini:
https://www.prnasia.com/mnr/healthylung2019.shtml

jwplayer.key=”3Fznr2BGJZtpwZmA+81lm048ks6+0NjLXyDdsO2YkfE=”

 

jwplayer(‘myplayer1’).setup({file: ‘https://cdn4.prnasia.com/002071/mnr/201910/az/video.mp4’, image: ‘http://www.prnasia.com/video_capture/2802580_ID02580_1.jpg’, autostart:’false’, aspectratio: ’16:9′, stretching : ‘fill’, width: ‘512’, height: ‘288’});

Pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) para mitra Program Healthy Lung mengumumkan bahwa sejak awal, program ini telah melakukan hal-hal berikut:

  • Meningkatkan akses akan diagnosis untuk lebih dari 800.000 pasien dengan penyakit pernapasan
  • Memberdayakan lebih dari 45.000 praktisi kesehatan dan lebih dari 62.000 pasien dengan pelatihan dan pendidikan akan pengobatan penyakit
  • Mendukung pembaharuan dan/atau pembuatan 26 pedoman dan skema pengobatan tingkat nasional.
  • Mendukung kegiatan aktivasi lebih dari 1.150 pusat pernapasan yang unggul

Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa pasien dapat mendiagnosa penyakit mereka sejak dini dan akurat, mendapatkan akses perawatan berkualitas tinggi dan didukung dengan tindak lanjut yang tepat. Sehingga, hal tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien serta mengurangi biaya pengobatan darurat yang mahal dan mengurangi tingkat kematian yang dapat dicegah.

Beban Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) sangat tinggi, dan banyak pasien tidak terdiagnosa atau tidak memiliki kendali yang baik atas penyakit mereka. Asma menyerang 315 juta orang dewasa di seluruh dunia[1], dengan lebih dari 107 juta orang di Asia Pasifik.[2] Namun, kurang dari sepertiga pasien asma di seluruh dunia mendapatkan pengobatan dengan terapi pencegahan[3] dan kurang dari sepuluh persen pasien PPOK mendapatkan pengobatan.[4]

Selanjutnya, Program Healthy Lung memiliki tujuan ingin memperluas jangkauan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi pasien paru kronis. Pada saat KTT, Para Satuan Tugas Healthy Lung membahas sebagai berikut:

  • Kebutuhan akan data yang lebih baik tentang penyakit paru kronis di Asia-Pasifik dan bebannya pada pasien dan sistem layanan kesehatan serta produktivitas ekonomi.
  • Kebutuhan untuk mengobati penyebab dasar penyakit, bukan gejalanya.
  • Tujuan para satuan tugas adalah memperbaiki pengukuran hasil dari kegiatan program Healthy Lung, melalui data yang kuat sehingga dapat menjadi bukti efektifitas perubahan pengobatan penyakit paru dan membuka peluang untuk peningkatan lebih lanjut.

KTT ini diadakan di Jakarta, hal tersebut merupakan bagian dari penghargaan terhadap Indonesia atas upaya ambisius pemerintah dalam menerapkan layanan kesehatan yang universal dan meningkatkan pengobatan Penyakit Tidak Menular (PTM), termasuk perawatan penyakit paru kronis. Dalam konteks ini, Healthy Lung Indonesia telah menunjukan kemajuan yang mengagumkan dalam memberdayakan pasien dan praktisi kesehatan melalui pendidikan, meningkatkan tingkat diagnosis dan akses pengobatan.

Seorang juru bicara dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan, "Sejalan dengan pemerintah telah melaksanakan promosi kesehatan dan kegiatan pencegahan penyakit, peran Puskesmas dalam merawat pasien asma sangat penting. Pada saat yang sama, hal ini akan meningkatkan produktivitas serta kualitas hidup pasien dengan asma. Kami senang dapat bekerja sama dengan mitra kami untuk meningkatkan tata laksana pengobatan bagi pasien asma, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di populasi yang lebih luas. "

[1] To T et al. Global asthma prevalence in adults: findings from cross-sectional world health survey. BioMed Central Public Health. 2012: 12(204)

[2] World Health Organization, Global status report on non-communicable diseases 2014.

[3] Bachtlar, D. Prevalence of asthma control test (ACT) in the asthma outpatient Persahabatan Hospital Jakarta in May to July 2009 (thesis). Jakarta: Universitas Indonesia; 2010. Indonesian.

[4] <Reference required – unreferenced in sustainability report>

Tentang Program Healthy Lung

Program Healthy Lung didirikan pada tahun 2017, ketika AstraZeneca dan mitra-mitra pemerintah, medis dan akademik meluncurkan Satuan Tugas Healthy Lung di India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan diagnosis dan pengobatan penyakit pernapasan seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan kanker paru-paru, yang merupakan penyebab utama kematian yang dapat dicegah, pengeluaran perawatan darurat yang dapat dicegah dan hilangnya produktivitas ekonomi yang dapat dicegah di Asia-Pasifik.

Sampai saat ini, empat perjanjian bilateral telah menerima dukungan dengan pemerintah di seluruh wilayah Asia-Pasifik dan 42 kemitraan resmi telah dibentuk untuk meningkatkan perawatan pernapasan, menjangkau hampir setengah juta pasien di seluruh wilayah.

Tentang AstraZeneca

AstraZeneca adalah perusahaan farmasi multinasional yang berfokus pada penemuan baru, pengembangan dan komersialisasi obat-obatan resep, terutama untuk pengobatan penyakit di tiga area terapi utama – Onkologi, Penyakit Kardiovaskular & Metabolik dan Pernafasan. AstraZeneca juga aktif secara selektif di bidang autoimun, neuroscience dan infeksi. AstraZeneca beroperasi di lebih dari 100 negara, dan obat-obatan inovatif AstraZeneca telah digunakan oleh jutaan pasien diseluruh dunia. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.astrazeneca.com dan follow Twitter di @AstraZeneca.

Kontak Media:

Kathleen Goh
Director of Communications, Asia Area, AstraZeneca
Tel:
Kathleen.Goh@astrazeneca.com

Video – https://cdn4.prnasia.com/002071/mnr/201910/az/video.mp4

Related Links :

http://www.astrazeneca.com

Source: PRN Asia