Kantar, Worldpanel Division Merilis: Apa yang bisa dilakukan di Ramadan 2020 Dengan memanfaatkan moment Ramadhan dan memenangkan hati konsumen

oleh

JAKARTA, Indonesia, 18 September 2019 /PRNewswire/ — Ramadan adalah perayaan yang sangat istimewa dan momen yang dinantikan oleh sebagian besar orang Indonesia. Pada Ramadan, peningkatan permintaan pasar FMCG juga terlihat, dikarenakan pendapatan gaji bulanan dan bonus THR (gaji ke 13). Ramadan kali ini juga merupakan perayaan yang unik, karena tidak hanya berbarengan dengan pemilihan Presiden (sebelum Ranadhan), tetapi juga liburan Ramadhan dan liburan sekolah yang sangat Panjang. Fanny Murhayati, Marketing Director, Kantar Indonesia, menyatakan "Ramadhan selalu memberikan kesempatan yang baik untuk memenangkan hati dan pilihan konsumen dalam berbelanja FMCG. Dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu, terlihat bahwa terjadi peningkatan pembelajaan FMCG. Hal ini terlihat di semua lapisan konsumen (atas, menengah ataupun bawah)."

Venu Madhav, General Manager Kantar Indonesia, Worldpanel Division menjelaskan bahwa "Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para pemain FMCG untuk Ramadan Tahun 2020. Seperti misalnya bagaimana memaksimalkan promosi untuk menarik hati konsumen; memanfaatkan ukuran produk yang lebih besar untuk mendapatkan pertumbuhan bisnis; Memberikan hadiah pada saat Ramadhan selalu menjadi hal yang popular; dan juga bagaimana memanfaatkan dunia digital untuk berhubungan dengan konsumen kita."

1. Menarik perhatian konsumen dengan cara memberikan Promosi (misalnya di Minimarket)

Tidak hanya pada saat Ramadan, minimarket selalu menarik lebih banyak konsumen dengan menawarkan promosi konsumen yang lebih agresif. Di Ramadan tahun ini, minimarket menikmati pertumbuhan nilai lebih dari 10%. Promosi yang paling banyak ditawarkan adalah "diskon harga", "beli lebih banyak, hemat lebih banyak" dan "volume ekstra". Dengan menawarkan promosi ini, menarik minat semua lapisan konsumen, terutaman menegah dan bawah

Jenis kegiatan promosi dan kinerjanya berdasarkan jumlah acara selama masa liburan.


Jenis kegiatan promosi dan kinerjanya berdasarkan jumlah acara selama masa liburan.

2. Peranan penting ukuran "Produk yang besar"

Ukuran produk yang berbeda menangkap perilaku konsumen yang berbeda pula. Konsumen mengindikasikan adanya peningkatan untuk pembelian ukuran produk yang lebih besar untuk kategori biskuit dan minuman ringan bersoda.

  1. Biskuit
    Penggerak pertumbuhan pasar biskuit, didorong oleh produk2 Ramadan seperti kaleng atau toples. Format produk seperti ini dapat merekrut lebih banyak pembeli baru dibandingkan dengan Festive tahun lalu.
  2. Minuman ringan bersoda
    Ukuran produk yang lebih besar juga menjadi daya tarik selama Ramadan untuk kategori ini. Komunikasi yang sesuai dan tepat selama Ramadan juga membantu untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap suatu brand, sehingga akan membantu pertumbuhan bisnisnya.
Kinerja baik dari kategori "Total CSD" dalam hal penetrasi


Kinerja baik dari kategori "Total CSD" dalam hal penetrasi

3. Memberikan semakin banyak bingkisan (hadiah)

Bingkisan atau hadiah selalu menjadi tren atau tradisi populer selama Ramadan. Nilai bingkisan FMCG pada Ramadhan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, terutama untuk kebutuhan pokok seperti biscuit, sirup, minyak, the, dan minuman ringan bersoda.

Kategori pemberian kado terkemuka pada masa liburan 2019


Kategori pemberian kado terkemuka pada masa liburan 2019

4. Memanfaatkan online

Konsumen Indonesia hidup dalam lingkungan multi-layar: Memenangkan hati konsumen melalui online atau e-commerce juga merupakan salah satu strategi utama selama Ramadan. Hal ini dikarenakan pertumbuhan e-commerce yang sangat signifikan. Promosi bukanlah pendorong utama utama dalam e-commerce, tetapi lebih kepada kenyamanan yang ditawarkan. Investasi dalam e-commerce bisa menjadi salah satu strategi dalam memenangkan hati konsumen dan memberikan pertumbuhan terhadap FMCG bisnis terutama dalam Ramadan.

Berdasarkan data Kantar, Worldpanel Media, 60% rumah tangga Indonesia menggunakan internet. Selain itu, pada Ramadan tahun ini, e-commerce telah mencapai penetrasi yang signifikan sebesar 2.2%, sedangkan tahun lalu angka penetrasi nya sekitar 0,9%.

Penetrasi E-commerce untuk produk FMCG di Indonesia pada 2019, dibandingkan 2018


Penetrasi E-commerce untuk produk FMCG di Indonesia pada 2019, dibandingkan 2018

Tentang Kantar:

Kantar adalah perusahaan data, wawasan, dan konsultasi terkemuka di dunia. Kami memahami lebih banyak tentang bagaimana orang berpikir, merasakan, berbelanja, berbagi, memilih dan melihat daripada yang lain. Menggabungkan keahlian kami dalam pemahaman manusia dengan teknologi canggih, 30.000 orang kami di Kantar membantu organisasi terkemuka dunia berhasil dan tumbuh

Catatan untuk editor: Sumber dari artikel ini didasarkan pada data Worldpanel FMCG. Di Indonesia, Kantar memantau konsumsi di dalam rumah dan juga di luar rumah, di sektor FMCG. Kami melacak pembelian rumah tangga lebih dari 90 kategori FMCG berbeda dari makanan dan non makanan, setiap minggunya. Data dalam rumah kami mewakili 53 juta populasi Rumah Tangga Kota dan Pedesaan Indonesia. Data di luar rumah kami mewakili 29 juta populasi rumah tangga perkotaan Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi kami di www.kantarworldpanel.com dan ikuti kami di Twitter
http://twitter.com/K_Worldpanel 
http://www.kantarworldpanel.com/id
http://www.kantarworldpanel.com/global
http://www.kantar.com/; https://www.linkedin.com/company/kantar-worldpanel/

Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20190916/2581585-1-a?lang=0
Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20190917/2581585-1-b?lang=0
Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20190916/2581585-1-c?lang=0
Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20190916/2581585-1-d?lang=0
Logo – https://photos.prnasia.com/prnh/20190611/2492962-1logo?lang=0

Related Links :

http://www.kantar.com/

Source: PRN Asia