Modul Surya Jenis "Cast-Mono" Buatan GCL SI Berkontribusi terhadap Masa Depan Energi Lestari Jepang

oleh

SUZHOU, Tiongkok, 13 Juni 2019 /PRNewswire/ — GCL System Integration Technology Co. Ltd (GCL SI), vendor terkemuka dunia untuk sistem energi mutakhir dan terpadu, telah memasok modul surya jenis Cast-Mono buatannya bagi dua proyek energi lestari (green energy) yang diprakarsai SB Energy, anak usaha yang sepenuhnya dimiliki SoftBank Group Corp di Jepang.

SB Energy telah mengumumkan rencana pembangunan dua pembangkit listrik photovoltaic berskala besar di Prefektur Tochigi dan Hokkaido, memanfaatkan modul-modul surya yang dikembangkan dan diproduksi GCL System. Dua pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ini dijadwalkan tersambung ke jaringan listrik pada akhir 2019.

"Kami gembira menawarkan teknologi dan produk energi surya terbaru kami kepada SB Energy, serta berkontribusi terhadap masa depan energi lestari Jepang," ujar Eric Luo, Chairman, GCL System. "Berbagai modul cast-mono kami akan menyediakan pembangkitan listrik berefisiensi tinggi di kedua lokasi tersebut, serta keandalan untuk memenuhi kebutuhan energi di kawasan ini."

Lokasi di Tochigi dimiliki pihak swasta dan mencapai luas 42.000 meter persegi. Saat selesai dibangun, fasilitas ini akan menghasilkan listrik photovoltaic hingga 2,0MW, serta keluaran ke jaringan listrik sekitar 1,5MW, daya listrik yang dibangkitkan setara dengan konsumsi listrik bagi 68 rumah, atau sekitar 2.474.000 KWh.

Keluaran listrik dari modul PV di fasilitas Hokkaido yang seluas 63.000 meter persegi, diperkirakan mencapai 3,1KW, dengan keluaran ke jaringan listrik sekitar 2,0MW, menghasilkan daya listrik yang cukup untuk mengaliri hingga 1.053 rumah atau 3.792.000 KWh.

Di lokasi seperti Hokkaido, suhu dapat turun hingga minus 10 derajat Celcius, dan curah salju dapat mencapai ketebalan 20 centimeter, maka perawatan khusus harus dijalankan demi menjamin kegiatan operasional secara berkelanjutan. Guna mengatasi cuaca parah itu, sudut pemasangan modul photovoltaic harus sengaja diatur sebesar 30 derajat demi memastikan pembangkitan listrik di sepanjang tahun. 

"Modul Cast-Mono" yang dipasok GCL System menggabungkan sel mono-crystalline yang dibuat dengan teknologi multi-crystalline ingot casting agar mencapai efisiensi hingga 19,4 persen. Modul ini menggunakan sel 158,75mm, dengan tingkat degradasi rendah, berkat kandungan oksigen yang sedikit — 40 poin persentase lebih rendah ketimbang monocrystalline. Selain itu, Modul Cast-Mono memperbesar efisiensi dengan menyediakan 2% ruang yang lebih banyak untuk menyerap cahaya dibandingkan modul mono PERC.

"Modul Cast-Mono" GCL SI tersedia dalam modul 60-lembar 310-325W atau modul 72-lembar 375-390W.

Tentang GCL System

GCL System ialah bagian dari GCL Group, konglomerat energi global, Perusahaan Energi non-BUMN yang terbesar di Tiongkok dengan fokus pada energi baru, energi lestari (clean energy), serta jasa-jasa terkait lainnya. GCL System Integration saat ini memiliki kegiatan operasional di seluruh dunia dan memiliki lima basis produksi modul surya di Tiongkok daratan dan satu di Vietnam, dengan kapasitas produksi sebesar 6GW, serta kapasitas produksi baterai berefisiensi tinggi sebesar 2GW, menjadikannya produsen modul surya kelas dunia. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi: https://www.gclsi.com/

Tentang SB Energy

SB Energy, anak usaha SoftBank Group Corp., adalah perusahaan energi terbarukan ternama di Jepang. Per Mei 2019, SB Energy memiliki 39 pembangkit listrik dengan kapasitas 456,1MW (setara dengan pasokan listrik untuk sekitar 143.179) di Jepang, dan pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 50MW di Gurun Gobi, Mongolia. SB Energy ingin menyebarkan dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan yang berasal dari sumber daya alam, seperti pembangkit listrik energi surya berskala besar (Mega Solar) serta pembangkit listrik tenaga angin. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi: www.sbenergy.co.jp/en/ 

Source: PRN Asia