Mayat Pria dengan Kondisi Tangan dan Kaki Terikat serta Mulut Dilakban Ditemukan Terapung

oleh
Tim SAR Sibolga saat mengevakuasi mayat pria yang ditemukan warga terapung di Pulau Putri, Tapanuli Tengah, Selasa (28/5). (batakpost.com/RED)

Tapteng, 28/5 (Batakpost.com)- Sosok mayat pria dengan kondisi mulut dilakban tangan dan kaki terikat tali nilon ditemukan terapung di sekitar perairan Pulau Putri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa, (28/5) pagi.

Ibu Monica Mendrofa wisatan yang mau berlibur ke Pulau Mursala denga keluarganya yang pertama kali menemukan mayat tersebut.

“Awalnya kami kira patung atau kayu, tetapi aku penasaran dan saya bilang kepada bapak saya yang mengemudikan kapal stempel untuk berbalik arah. Setelah kami mendekat, memang benar itu adalah sesosok mayat laki-laki. Usianya sekitar 40-an dengan posisi kaki dan tangan diikat tali, dan mulutnya dilakban warna kuning,” ungkap Ibu Monika kepada wartawan melalui telepon.

Merasa takut dengan penemuan mayat itu, lalu Ibu Monica menghubungi Pendeta Juniaro Mendfora, yang tinggal di Pandan. Dia pun meminta bapak tuanya itu untuk menghubungi Tim SAR.

“Pak tua, tolong hubungi tim SAR, kami menemukan mayat di dekat Pulau Putri, dan kami masih di sini sekarang,” terang Ibu Monica menirukan pembicaraannya kepada Pendeta Juniaro Mendfora.

Sementara itu, Tim SAR Sibolga ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat itu. “Tadi kami bersama dengan tim sudah ke lokasi, dan mayatnya ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat tali nilon. Sedangkan mulutnya dilakban dan ada batu yang tergantung dalam tubuh korban. Sekarang mayat itu sudah berada di RSUD Pandan,” kata Korpos SAR Sibolga, Harry Susanto. (RED)