USAID Jalin Gelar Workshop Kampanye Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Madina

oleh
Workshop USAID tentang kematian ibu dan anak di Rindang Hotel Madina, Jumat (3/5). (batakpost.com/HAT)

Madia, 3/5 (Batakpost.com)-United States Agency International Development (USAID) atau Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat, menggelar workshop kampanye kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Mandailing Natal Sumut, Jumat, 3 Mei 2019.

Workshop yang digelar di Hotel Rindang, Dalan Lidang ini dihadiri peserta dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan dan Mandailing Natal (Madina).

Kegiatan Workshop dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mandaling Natal, HM Ja’far Sukhairi Nasution didampingi Kadis Kesehatan, dr Syarifuddin Lubis. Adapun narasumber (pembicara) yang hadir dari USAID Jalin adalah, dr Eka Dewi Srituti Mulyati, Nasril Amris Lubis, Toga Nainggolan.

Wakil Bupati Mandailing Natal, HM Ja’far Sukhairi dalam kata sambutannya membuka acara tersebut menyampaikan bahwa Pemkab madina menyambut gembira upaya kampanye untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat akan kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

Ja’far Sukhairi mengatakan, kesehatan masyarakat merupakan fokus perhatian pemerintah disemua tingkatan termasuk di Pemkab Madina. Oleh karena itu tingkat kematian ibu dan bayi lahir juga menjadi perhatian bersama.

“Persoalan kematian ibu dan bayi baru lahir hanya bisa diatasi dengan keterlibatan dan kesungguhan semua leading sektor. Yang sangat penting adalah membangun kesadaran di kalangan ibu untuk mengetahui hak-haknya.

Wakil Bupati mengungkapkan, untuk meningkatkan kesehatan secara berkesinambungan, Pemkab Madina akan terus menambah dan memperbaiki fasilitas kesehatan yang sudah ada termasuk dengan membangun RSUD terbesar di Sumut.

Sementara itu, Senior Regional officer USAID Jalin, Nasril Amris Lubis selaku narasumber menjelaskan, Jalin merupakan program kerjasama bilateral antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat untuk mendukung tujuan nasional dalam meningkatkan kelangsungan hidup ibu dan bayi baru lahir melalui penggunaan bukti (evidence utilization), katalitik support dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, masyarakat sipil, media dan pihak lainnya.

Tingginya angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir di Sumut menduduki rangking 5 se-Indonesia, sehingga USAID Jalin turut berkontribusi dalam menurunkan tingginya angka kematian.

Dikatakan, workshop kampanye kesehatan ibu dan bayi baru lahir ini merupakan tindaklanjut dari workshop yang telah dilaksanakan sebelumnya di Medan dan Rantau Prapat pada April lalu.

Workshop kampanye ini mengumpulkan stakeholder terkait seperti Diskominfo, Dinkes sebagai leading sektor, kemudian Organisasi pendukung seperti Tim Penggerak PKK. Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama diantaranya MUI, PGI, KNPI, Muhammadiyah, NU serta Wartawan. (red)