Menikmati Keindahan Muara dari Hotel Sentosa

oleh
Memandang keindahan Muara dari Hotel Sentosa Muara. (batakpost.com/RED)

Keindahan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara layak untuk diperhitungkan. Bagaimana tidak, pinggiran Danau Toba terbentang luas yang diapit sebuah Pulau yang diberi nama Pulau Sibandang.

Sejak kita menuruni jalan dari Simpang Bandara Silangit menuju Muara, maka keindahan Danau Toba sudah terlihat. Semakin kita turun maka semakin nyata keindahan danau itu ditambah dengan tiupan angin yang sangat menyejukkan.

Setiap tingkungan mengambarkan bagaimana keindahan alam Muara dan pohon pinus serta lembah yang menjadi tempat bermukim masyarakat. Infrastruktur jalan menuju Muara sudah dapat perhatian sehingga tidak sulit lagi untuk dilalui namun tetap harus konsentrasi.

Jumat Malam, (29/3), Redaksi batakpost.com berkesempatan untuk mengunjungi Muara. Suasana malam menuruni kelokan jalan menjadi kenangan tersendiri. Sudah pasti kewaspadaan harus diutamakan, pasalnya lampu jalan belum ada terpasang demikian juga dengan plang pembatas jalan belum lengkap.

Keindahan Muara dan Pualau Sibandang. (batakpost.com/RED)

Lampu-lampu rumah penduduk yang ada di pinggir danau dan lembah, menjadi hiasan tersendiri jika kita menuju Muara dimalam hari. Dan dapat dipastikan udara dingin menjadi teman. Sedangkan siang hari, udara sejuk yang menjadi sahabat sampai sampai ke Muara.

Salahsatu tempat yang cocok untuk memikmati keindahan Muara, adalah Hotel Sentosa yang lokasinya persis di pinggir jalan utama Muara. Fasilitas Hotel Sentosa ini lebih dari cukup dan tidak kalah dengan hotel berbintang di Kota Medan.

Keunikan Hotel ini, bagian belakangnya langsung berada di bibir Danau Toba, sehingga pandagan kita akan lepas melihat indahnya ciptaan Tuhan yang luar biasa. Beragam fasilitas tersedia di sana, mulai dari kapal, speedboat, sepeda air. Dengan jelas pula, kita akan bisa melihat Pulau Sibandang yang berhadap-hadapan dengan bagian belakang Hotel Sentosa.

Mungkin hal inilah yang dimanfaatkan pemilik Hotel Sentosa, memilih bagian belakang Hotel menjadi fasilitas tempat makan sekaligus tempat hiburan bagi para tamunya.

Kapal yang menyeberangkan penumpang dari Muara ke Pulau Sibandang menjadi pemandangan setiap saat. Mata kita bebas melihat disaat kapal mulai begerak sampai tiba ke tujuan. Selain itu, para nelayan kecil yang menggunakan sampan (Solu) sebutan masyarakat setempat, setiap pagi menebar jaring di pinggir danau. Sedangkan bagi masyarakat yang memiliki modal besar, terlihat kerambah ikan yang menjadi mata pencaharian mereka.

Danau Toba dan Keindahan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara. (batakpost.com/RED)

Redaksi batakpost.com tidak banyak mendapat informasi tentang sejarah Muara dan juga penghasilan masyarakatnya. Karena kebetulan saat itu hari Sabtu kantor pemerintahan tutup. Hanya saja menurut pengakuan sejumah warga setempat, bahwa Muara adalah asal para Jenderal. Sejumlah jenderal dari kesatuan TNI dan Polri berasal dari kampung itu.

Sebagai destinasi wisata, Muara harus semakin dibenahi agar wisatawan sering datang untuk berlibur.

Karena menurut pegawai Hotel Sentosa Muara, yang menjadi tamu mereka, rata-rata rombongan yang sifatnya musiman.

“Tamu kami paling banyak kalau saat libur. Kalau untuk libur akhir pekan tidak begitu banyak,” kata boru Nababan pegawai Hotel Sentosa Muara.

Karena belum begitu banyak aktivitas Pariwisata di Muara, bisa saja menjadi kendala bagi para wisatawan untuk datang berlibur ke daerah penghasil mangga yang cukup terkenal itu. Dan itu memang terbukti disaat redaksi batakpost.com bermalam di Hotel Sentosa, suasana hening dan sepi menjadi teman. Mungkin bagi wisatawan yang datang dari daerah perkotaan yang penat dengan keramaian, kondisi sepi Muara dimalam hari menjadi hal yang istimewa. Namun sebaliknya bagi wisatawan yang datang dari daerah yang sepi.

Bagi anda yang ingin menikmati keindahan Muara dan Pulau Sibandang serta heningnya suasana malam, tidak salah anda mencoba untuk liburan ke Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. (***)