Selamat! 100 Persen Warga Sibolga Sudah Diasuransikan Kesehatannya di BPJS Kesehatan

oleh
Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk bersama dengan Kepala BPJS Kesehatan Sibolga Rudhy Suksmawan Hardhiko saat menandatangani MoU 100 persen warga Sibolga telah diasuransikan Kesehatannya ke BPJS. (batakpost.com/Ist)

Sibolga, 5/2 (Batakpost.com)- Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk memenuhi janjinya untuk mengasuransikan 100 persen kesehatan masyarakatnya ke BPJS Kesehatan.

Sebagai bukti keseriusan Walikota, Senin (4/2), Walikota bersama dengan Kepala BPJS Kesehatan Sibolga, Rudhy Suksmawan Hardhiko melakukan penandatangan MoU di kantor Walikota Sibolga.

Berdaarkan perhitungan persentase laju angka kelahiran dan angka kematian di Kota Sibolga, dari 541 jiwa yang tersisa yang belum terasuransi kesehatannya pada tahun 2018, telah dilakukan penambahan kuota untuk BPJS Kesehatan pada tahun 2019 sebanyak 2.000 jiwa. Dengan demikian jumlah kuota yang dipersiapkan oleh Pemko Sibolga bertambah dari 40.000 jiwa menjadi 42.000 ribu jiwa dengan anggaran dana bersumber dari APBD Kota Sibolga.

Untuk itu Walikota mengimbau masyarakat Kota Sibolga yang masih belum terasuransi kesehatannya melalui BPJS Kesehatan, segera daftarkan melalui Kantor Kelurahan sesuai dengan domisili atau langsung datang ke Dinas Kesehatan Kota Sibolga, imbunya.

Sebelumnya juga Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menerima penghargaan atas pencapaian Universal Healt Coverage (UHC) dari Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Dalam Negeri tanggal 23 Mei 2018 lalu atas prestasi telah terasuransinya 96,56% masyarakat Kota Sibolga melalui BPJS Kesehatan. Tahun 2018 angka ini terus meningkat hingga akhirnya pada Desember 2018 lalu tercatat tinggal hanya 541 jiwa lagi masyarakat Kota Sibolga yang belum terasuransi kesehatannya. (RED)