Manny Pacquiao Berusia 40 Tahun Menang Mutlak Melawan Adrien Broner Berusia 29 Tahun

oleh
Pertarungan dua petinju dunia Manny Pacquiao Berusia 40 Tahun Menang Mutlak Melawan Adrien Broner Berusia 29 Tahun. (Int)

Petinju kelas welter, Manny Pacquiao, berhasil mempertahankan gelar juara dunia WBA miliknya dari tantangan Adrien Broner. Manny Pacquiao berhasil memenangi pertarungan kontra Adrien Broner yang berlangsung di MGM Grand, Las Vegas, AS, Minggu (20/1/2019) siang WIB.

Petinju berkebangsaan Filipina itu menang angka mutlak atas Adrien Broner dari pertarungan yang berlangsung hingga ronde ke-12.

Ketiga juri yang bertugas memberikan nilai 117-111, 116-112, dan 116-112 untuk keunggulan Manny Pacquiao.

Pacquiao bertanding lebih agresif sejak ronde pertama ketimbang lawannya. Di lain sisi, Broner lebih banyak bertahan.

Petinju Filipina beberapa kali berhasil membuat Adrien Broner terpojok di samping ring tinju. Hingga ronde keenam, Pacquiao lebih sering melancarkan pukulan ke arah badan dari Broner.

Pada ronde ketujuh, juara dunia di delapan kelas berbeda itu tercatat tiga kali membuat Broner terpojok di sudut ring dan mendaratkan pukulan beruntun.

Manny Pacquiao sempat berhasil meluncurkan pukulan yang membuat Adrien Broner terpelanting. Namun Broner berhasil menjaga keseimbangannya.

Hingga ronde terakhir, tidak ada yang berhasil mengkanvaskan lawannya, sehingga kemenangan ditentukan oleh penilaian juri.

Kemenangan ini tentunya akan membuka kembali kemungkinan duel ulang Manny Pacquiao dengan Floyd Mayweather Jr.

Adrien Broner Kecewa

Petinju kelas welter Amerika Serikat (AS), Adrien Broner, tidak bisa menerima kekalahan dari sang lawan Manny Pacquiao.

Selepas pertarungan berakhir, Broner lantas mencurahkan kekesalannya karena dinyatakan kalah.

“Saya mengalahkan dia (Pacquiao), semua orang di luar sana mengetahui itu. Saya mengontrol pertarungan, menghindari pukulan, dan melancarkan pukulan,” kata Broner.

Namun, apa yang dikatakan Broner tersebut berseberangan dengan penilaian juri.

Mayoritas juri menilai jika Broner hanya unggul dalam dua ronde yakni ronde keempat dan kesepuluh.

Sementara itu, 10 ronde lainnya berhasil dimenangi Pacquiao. Bahkan Broner tidak mampu melayangkan lebih dari 10 pukulan dari 11 ronde yang berlangsung.

Jumlah tersebut berbeda dengan lima pertarungan Broner sebelumnya yang rata-rata melayangkan 15 pukulan per ronde.(tribun/int)