Bawaslu Tapteng Ingatkan Caleg Jangan Membandel

oleh
Ketua Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah Zirzi Saidan Panjaitan, saat dikonfirmasi terkait pemasangan APK. (batakpost.com/RED)

Tapteng, 3/11 (Batakpost.com)- Ketua Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah, Zirzi Saidan Panjaitan meminta para caleg khususnya caleg DPRD Provinsi dan DPR-RI agar jangan membandal terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). Pasalnya pemasangan dan letak APK ada aturannya sesuai dengan PKPU Nomor 23 Tahun 2018.

Demikian disampaikannya ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (3/12) di Pandan.

Menurut Zirzi, pihaknya sudah menyampaikan hal itu kepada Partai Politik setiap ada acara koordinasi dan juga pertemuan. Bukan itu saja, secara tertulis juga sudah disampaikan. Namun tetap saja agak membandal, terutama caleg provinsi dan pusat.

“Jadi tindakan yang kami lakukan saat ini dari Bawaslu memberikan sanksi administrasi. Jika tindakan administrasi ini tidak diindahkan maka akan kami buat laporan ke Bawaslu Provinsi dan Pusat. Jadi jangan dikira tindakan administrasi yang kami lakukan itu tidak punya pengaruh,”tegasnya.

Jika seandaianya sanksi administrasi yang dikeluarkan Bawaslu tidak digubris apa langkah yang dilakukan Bawaslu? Menurut Zirzi, akan dilakukan penurunan APK.

“Kita masih memberikan kesempatan kepada mereka untuk menurunkan APK yang menyalahi aturan itu, dan jika tidak diindahkan juga, akan kita turunkan dan menjadi bahan laporan. Karena kami juga sudah tegaskan kepada para pengurus partai politik, kalau memang mereka merasa bahwa APK itu bukan milik partainya atau calegnya, agar dibuat laporan ke Bawaslu, agar Bawaslu bertindak. Jadi kita tunggu saja apa respon dari Parpol terkait sanksi administrasi yang sudah kita berikan,”jawanya.

Terkait pemasangan alat peraga kampanye baik itu untuk Pilpres, Pileg, DPP sudah diatur dalam PKPU Nomor 23 Tahun 2018. Bahkan jumlah dan lokasi APK turut diatur, jadi tidak diperkenankan memasang APK disembarangan tempat. (RED)