BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN Mobile Melalui HKN Sibolga

oleh
Kepala BPJS Kesehatan Sibolga saat mensosialisasikan program JKN Mobile kepada warga Sibolga. (batakpost.com/HAT)

Sibolga, 23/11 (Batakpost.com)- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Sibolga dibawah pimpinan Rudy Suksmawan ikut sukseskan pelaksanaan Hari Kesehatan Nasional Kota Sibolga ke 54 yang dipusatkan di Lapangan Simaremare Sibolga, Jumat.

Melalui kegiatan ini, BPJS turun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan program-program dan sistim pembayaran iuran BPJS Kesehatan kepada masyarakat.

Dengan menurunkan mobil keliling BPJS, masyarakat yang ingin konsultasi dan membayar iuran dapat bertransaksi langsung. Bukan itu saja, masyarakat juga mendapatkan pemahaman tentang penggunkan aplikasi JKN mobile. Dimana dengan aplikasi tersebut, semua layanan dan program dari BPJS Kesehatan tersedia termasuk pembayaran iuran.

“Kita bersyukur atas antusias masyarakat Sibolga yang sudah memanfaatkan layanan kita ini. Mulai pagi tadi, saya melihat masyarakat cukup aktif bertanya dan mengunjungi stand layanan BPJS Kesehatan. Memang untuk secara umum masyarakat Sibolga sudah dicover oleh BPJS Kesehatan, dan tinggal beberapa persen lagi yang belum, itupun sedang diperjuangkan Pemko Sibolga untuk 100 persen masyarakatnya dicover BPJS. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada Walikota Sibolga yang sudah berjuang menampung anggarannya,”sebut Rudy.

Selain menyediakan layanan, BPJS Kesehatan Sibolga juga turut berpartisipasi menyediakan hadiah bagi peserta senam massal dalam rangka Hari Kesehatan Nasional Kota Sibolga ke 54.

Pelaksanaan HKN ini juga dirangkai dengan HUT Korpri ke 47 Kota Sibolga yang diisi dengan berbagai kegiatan olahraga dan lomba menari.

Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipasi dari BPJS Kesehatan Sibolga yang selalu hadir dan aktif dalam berbagai kegiatan. Ia meminta kepada masyarakatnya, walaupun sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan, agar tetap menjaga kesehatan.

“Jangan karena sudah ditanggung BPJS Kesehatan biaya berobat kita, sehingga kita tidak menjaga pola makan atau kesehatan. Mari kita dukung program pemerintah melalui BPJS untuk tetap menjaga kesehatan. Dengan demikian anggaran yang dikeluarkan pemerintah tidak terlampau besar untuk biaya kesehatan kita melalui BPJS Kesehatan,”ajak Syarfi.  (RED)