Mari Ulurkan Tangan Kita Selamatkan Gress

oleh
Kondisi Gress boru Tamba saat berada di RS. Ia mengharapkan uluran tangan agar dapat dioperasi di RS Jantung Harapan Kita Jakarta. (batakpost.com/IST)

Tapteng, 21/11 (Batakpost.com)- Mari ulurkan tangan kita untuk membantu sesama. Sebesar apapun bantuan yang kita berikan, itu sangat berarti demi menyelamatkan hidup Gress boru Tamba bocah perempaun asal Poriaha Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Gress Tamba (4) divonis dokter menderita kelainan jantung dan harus segera dioperasi. Pihak Rumah Sakti Adam Malik telah mengeluarkan rujukan untuk dioperasi di RS Jantung Harapan Kita Jakarta. Hanya saja kedua orangtua Gress Helmon Tamba dan Tiba Simanungkalit tidak memiliki biaya untuk beli tiket pesawat ke Jakarta serta biaya selama berobat di Jakarta.

Tiba boru Simanungkalit yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Rabu sore (21/11) mengungkapkan, bahwa dokter dari RS Adam Malik Medan sudah memastikan anak keduanya memiliki kelainan jantung dan harus dioperasi. Hanya saja peralatan untuk operasi jantung di Medan belum memadahi dan harus ke RS Jantung Harapan Kita Jakarta.

Surat Rujukan Gress dari RS Adam Malik Medan. (batakpost.com/IST)

“Sudah keluar rujukannya untuk dibawa ke RS Jantung Harapan Kita Jakarta. Hanya saja kami terkendala biaya. Suami saya hanyalah kuli borongan dan saya hanya ibu rumah tangga. Untuk ongkos ke Jakarta saja tidak ada ditambah lagi nanti biaya selama di sana pak. Kami hanya mengharapkan bantuan dari orang dermawan yang sudi kiranya membantu menyelamatkan nyawa anak kami ini. Kalau seandainya kami punya harta atau uang sudah pasti kami berada di Jakarta sekarang, namun karena kondisi ini, kami hanya bisa bertahan di Medan,”kata Tiba br Simanungkalit sembari menagis ketika dikonfirmasi lewat teleponnya.

Diungkapkan Tiba, gejala yang diderita anaknya Gress denyut jantungnya sangat kencang, dan mudah capek. Hal itupun sudah dilaporkan ke dokter, hanya saja waktu itu dokter menyebutkan itu hal biasa. Barulah setelah mereka cek ke Medan, ketahuan bahwa putri mereka mengidap kelainan jantung.

“Waktu Gress berusia 1 tahun kami sudah bawa berobat ke dokter dan menanyakan kenapa denyut jantungnya begitu cepat. Menurut dokter itu hal biasa. Karena kami kurang mengerti tentang medis, kamipun nurut saja. Dan barulah diusianya 4 tahun ini semakin jelas terlihat kelainan itu dan Gress tidak bisa capek dan denyut jantungnya sangat kencang. Kamipun langsung membawa ke Medan untuk cek, dan hasilnya Gress menderita kelainan jantung yakni pembagian jantungnya hanya tiga, sementara yang normal harus empat,”terangnya.

Keluarga Gress sangat mengharapkan bantuan biaya dan doa dari siapa saja yang dapat membawa mereka ke Jakarta untuk menjalani operasi jantung putri tercintanya.

Berikut ini nomor kontak dan WA orangtua Gress atas nama Tiba Simaungkalit atau bapaknya Helmon Tamba Hp: 0822 8548 7980, dan nomor rekening atas nama Helmon Tamba Bank Mandiri Cabang Sibolga No Rek:107-00-0648302-0. Bantuan yang dikirimkan dapat diteruskan ke WA tersebut. Mari saling menolong untuk menyelamatkan Gress. (HAT)