Waduh Baru 14 Orang Yang Memenui Passing Grade dari 1.200 Yang Ujian

oleh
Peserta ujian CPNS Pemko Sibolga saat diperiksa petugas sebelum masuk ruang ujian. (batakpost.com/IST)

Sibolga, 12/11 (Batakpost.com)- Memasuki hari ketiga pelaksanaan Ujian Calon Pegawai Negeri (CPNS) Pemko Sibolga tahun 2018, baru 14 orang yang memenuhi Passing Grade, dari 1.200 peserta yang sudah ikut ujian.

Kepala Badan Kepegawaian Kota Sibolga Amarullah Gultom menjelaskan, bahwa hasil kelulusan sementara tersebut diperoleh pada pelaksanaan dua hari ujian yakni, 10-11 November 2018.

“Pada hari pertama ujian, yang lulus 7 orang, kemudian pada hari kedua, juga lulus 7 orang. Sedangkan pada hari ketiga hingga berlangsung dua sesi belum satu pun yang berhasil lulus,” ujar Amarullah Gultom di kantornya di Jalan FL Tobing Sibolga, Senin.

Dia menambahkan, tahun ini Pemko Sibolga membutuhkan 273 CPNS untuk mengisi tiga formasi, di antaranya, 150 tenaga keguruan, 63 tenaga kesehatan dan 60 tenaga teknis.

“Pada pelaksanaannya, ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dibagi menjadi lima sesi setiap hari, dan persesi diikuti 100 peserta,” katanya.

Amarullah menjelaskan, proses pelaksanaan ujian yang dilaksanakan pihaknya sangat ketat, meski demikian panitia berupaya memberikan pelayanan terbaik sehingga peserta merasa nyaman mengikuti ujian.

“Setelah registrasi, peserta wajib menitipkan seluruh barang bawaannya, kemudian melewati pos pemeriksaan dan diberi pembekalan sebelum mengikuti ujian,” ungkap Amarullah.

Dia menegaskan, proses seleksi penerimaan CPNS dilakukan secara transparan, objektif dan akuntabel. Kepada peserta ujian diimbau jangan percaya kepada oknum tertentu yang menjanjikan bisa meloloskan sebagai CPNS. “Hati-hati, jangan mudah tertipu rayuan calo CPNS,” pungkasnya.

Sementara itu sejumlah peserta ujian mengaku, bahwa mereka sangat kewalahah menjawab soal-soal yang diujikan. Selain itu juga tingginya nilai passing grade membuat mereka tidak sanggup untuk menjangkaunya.

“Cukup tinggi nilai passing grade yang ditentukan BKN, sehingga tidak satupun yang sanggup memenuhinya. Kami ada 49 orang yang melamar bagian IT tak satupun yang lulus. Kenapa kami tahu tidak ada yang lulus, karena kami sekali ujian yang satu jurusan itu. Dari 49 orang kami pelamar yang lulus pemberkasan, tak satupun yang sanggup memenuhi nilai passing grade,”kata Boy.(RED)