Kadis Pendidikan Tapteng Turun Tangan

oleh
Kadis Pendidikan Tapteng, Sehat Munthe turun tangan langsung membersihkan sisa lumpur akibat banjir Minggu malam di Pandan. (batakpost.com/HAT)

Tapteng, 5/11 (Batakpost.com)- Hujan deras yang menguyur Kabupaten Tapanuli Tengah Minggu malam mengakibatkan banjir. Sejumlah ruas jalan di inti kota Pandan digenangi air dan berdampak terhadap arus lalu lintas.

Malam itu juga Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani bersana dengan Wakilnya Darwin Sitompul dan Sekda, Heri Sutanto Lumbantobing turun langsung ke lokas banjir. Bupati menyebutkan terjadinya banjir tidak semata-mata karena alam, melainkan saluran air yang sudah dipenuhi sampah.

“Setelah meninjau beberapa lokasi banjir di kota Pandan, banyak ditemukan sampah di parit-parit jalan. Akibatnya air meluap ke badan jalan. Dihimbau agar masyarakat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarang apalagi membuagnya ke parit,” kata Bakhtiar.

Untuk mengantisipasi terjadinya lagi luapan air, Senin pagi masing-masing dinas melaksanakan gotong royong (gotroy) bersama. Seperti di Dinas Pendidikan Tapteng yang langsung dipimpin Kepala Dinasnya, Sehat Munthe.

Menurut Sehat, posisi kantornya yang sudah lebih rendah dari jalan menjadi salah satu penyebab begitu cepatnya air masuk ke ruangan kerja mereka. Ia berharap dengan kehadiran kantor baru, akan terhindar dari banjir.

“Kita saat ini sedang membangun kantor Dinas Pendidikan yang baru semoga nanti terhindar dari banjir. Dan untuk hari ini semua pegawai Dinas Pendidikan kita libatkan untuk bersih-bersih. Pasalnya masing-masing ruangan berlumpur karena sisa banjir tadi malam,”terang Sehat Senin siang, (5/11).

Selain para pegawai, tim petugas dari Dians Kebersihan serta Satpol PP juga dikerahkan untuk mengeruk parit-parit di sepanjang jalan.

“Kita berterimakasih kepada Pemkab Tapteng yang sudah mengerahkan tim kebersihan untuk mengeruk parit-parit ini. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi banjir, karena kondisi alam belakangan ini selalu hujan setiap hari. Dan juga kepada masyarakat agar janganlah membuang sampah ke parit karena yang merasakan akibat banjir ini kita masyarakat juga,”kata Martua warga Pandan.

Sementara itu hasil pantuan di lapangan Senin sore, cuaca sudah mendung dan tanda-tanda akan turunya hujan sudah terlihat. (HAT)