Keberadaan Rudi Warga Tapteng Belum Teridentifikasi Hingga Saat Ini

oleh
Korban Lion Air JT 610 saat berada di Bandara sebelum terbang. (ISt)

Jakarta, 3/11 (Batakpost.com)- Lima hari pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Krawang, keberadaan Rudi Lumbantoruan yang menjadi salah satu korban pesawat naas itu belum teridentifikasi. Pihak keluargapun terus berupaya untuk mendapatkan hasil konfirmasi lebih lanjut.

Adik kandung Rudi, Eddi Lumbantoruan yang dikonformasi batakpost.com, Sabtu malam, (3/11) menyebutkan, bahwa keberadaan abangnya sampai saat ini belum teridentifikasi.

“Kami sudah tanyakan langsung kepada pihak Rumah Sakit Polri, tetapi jawaban dari tim Rumah Sakit katanya belum selesai diidentifikasi. Memang sudah banyak mayat di Rumah Sakit Polri ini tetapi tim masih melakukan identifikasi. Dan dari hasil identifikasi yang mereka lakukan, baru satu mayat yang sudah teridentifikasi dan sudah diserahka kepada pihak keluarganya di Jawa. Sedangkan tentang bang Rudi belum ada informasi dari mereka,”terang Eddi.

Pihak Rumah Sakitpun meminta kepada mereka dan istri Rudi yang selalu setia menunggu di Jakarat agar tetap bersabar, karena sesuai dengan informasi butuh sekitar 3-4 hari lagi waktu.

“Jadi kami sekarang terus berkomunikasi dengan tim Rumah Sakit, dengan harapan ada informasi yang kami dapat terkait keberadaan atau hasil identifikasi abang saya rudi,”ujarnya.

Sementara itu menurut pengakuan istri Rudi, bahwa suaminya tidak pernah lewat Jakarta kalau mau ke Pangkal Pinang, selalu lewat Batam. Namun entah kenapalah pada hari itu, Rudi memilih lewat Jakarta.

Kedua orang tua Rudi dan keluarganya yang ada di Pandan terus berdoa dan memohon agar kiranya keberadaan Rudi segera teridentifikasi.

“Kami mohon doa dari masyarakat agar anak kami Rudi bisa diketemukan supaya bisa dibawah ke rumah ini. Karena sudah hampir seminggu sesudah kejadian itu, belum dapat kabar akan keberadaan anak kami ini,”katanya.