Kepanitiaan Natal IASTA Sibolga-Tapteng Tebentuk

oleh
Kepengurusan Panitia Natal IASTA Sibolga-Tapteng tahun 2018. (batakpost.com/HAT)

Tapteng, 7/10 (Batakpost.com)- Kepanitiaan Natal Ikatan Alumni STAKPN (IASTA) Tarutung untuk wilayah Sibolga-Tapanuli Tengah tahun 2018 telah terbentuk. Terbentuknya kepanitiaan ini atas kesepakatan bersama para alumni untuk merayakan Natal bagi keluarga besar IASTA yang ada di kedua daerah bertetangga itu.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Kehumasan dan antar lembaga IASTA Sibolga-Tapteng Ivan Hutagalung, S.PAK di Pandan.

“Puji Tuhan atas kesepakatan bersama sewaktu acara ibadan (Partangiangan) alumni yang diselenggarakan di rumah senior kami yang juga sebagai ketua IASTA Sibolga-Tapteng bang Sahat Jason Gultom di Aek Tolang semalam, sudah terbentuk kepanitian Natal bersama keluarga besar IASTA. Itu sebagai bukti kecintaan kami akan kampus dan keluarga besar alumni dalam merayakan Natal,”terang Ivan Minggu pagi (7/10).

Sementara itu Ketua IASTA Sibolga-Tapteng Sahat Jason Gultom, STh menambahkan, bahwa keberadaan alumni dari STAKPN Tarutung di kedua daerah cukup banyak. Mulai dari jurusan Pendidikan Agama Kristen, Jurusan Theologia, Jurusan Musik Gereja, Jurusan Pastoral Konseling.

“Mengingat jumlah alumni yang setiap tahun terus bertambah di Sibolga-Tapteng maka IASTA sangat mengharapkan keikutsertaannya bergabung bersama dengan organiasi keluaga besar IASTA Sibolga-Tapteng. Karena melalui organisasi ini akan terjalin kembali komunikasi lintas angkatan dan jurusan yang bertujuan untuk saling berbagi informasi dan merekatkan persaudaraan yang dibalut dengan kasih,”Ujarnya.

Menurut senior GMKI ini, dari data sementara jumlah alumni STKPN Tarutung di Sibolga-Tapteng lebih kurang 250 orang, dengan posisi 80 persen sebagai guru dan 10 persen sebagai Pendeta dan sisanya wirausaha. Dari 80 persen guru sedikitnya 65 persen sudah menjadi PNS.

“Ini sebuah kebanggan bagi kami para alumni, karena lulusan dari STAKPN Tarutung diakui dan mampu menjadi guru-guru yang terbaik di sekolah masing-masing dan juga menjadi pelayan di gereja. Seiring dengan itulah pengurus IASTA Sibolga-Tapteng sudah membentuk kepanitiaan Natal bersama keluarga besar IASTA Sibolga-Tapteng. Dan untuk membahas persiapan lanjutan kepanitiaan Natal, kami mengundang semua alumni baik yang sudah terdaftar di IASTA Sibolga-Tapteng atau yang belum terdaftar agar hadir di acara Partangiangan bulan depan hari Sabtu tanggal 8 November 2018, pukul 16.00WIB-selesai, tempat di rumah Ibu Rentina Lumbantobing, alamat Belakang RRI Sibolga. Kami tunggu kehadiran teman-teman bersama keluarga untuk bersama-sama memberikan yang terbaik untuk kebesaran ikatan alumni kita di daerah ini,”harap Jason.

Terbentuknya kepenguran Natal IASTA Sibolga-Tapteng juga mendapat dukungan dan sambutan positif dari para alumni S2 yang ada di kedua daerah. Seperti yang diungkapkan Martombang Tobing, M.PdK yang siap berkorban dan berkarya untuk mendukung dan membesarkan IASTA Sibolga-Tapteng. Demikian juga dukungan penuh dari Patar Tampubulon M.PdK. Menurutnya, segala kemampuannya akan dipersembahkan kepada IASTA Sibolga-Tapteng.

“Kami mendukung sepenuhnya keberlangsungan organisasi kita ini dan siap memberikan kontribusi pemikiran termasuk materi untuk kemajuan IASTA ini, karena di IASTA ini lah kita bisa kembali mengenang bagaimana keberadaan kita waktu dididik di kampus dan bagaimana kita saat ini serta bagaimana program kita untuk ke depan. Kami juga akan bergerak untuk mengajak teman-teman alumni yang belum bergabung dengan kita agar ikut menjadi keluarga besar dari IASTA Sibolga-Tapteng ini,”kata keduanya dengan penuh semangat. (HAT)