oleh

Tingkatkan Solidaritas TNI dan Kemanunggalan Dengan Rakyat

Tapteng, 5/10 (Batakpost.com)-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP mengamanatkan kepada jajarannya agar TNI terus meningkatkan solidaritas dan kemanunggalan dengan rakyat agar TNI selalu pemersatu dan perekat bangsa. Hal itu disampaikan Panglima dalam amanatnya yang dibacakan Inspektur Upacara Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu di lapangan sepakbola Pandan, Jumat (5/10).

Sedikitnya ada lima pesan Panglima yang ditegaskan dalam amanatnya. Pertama perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.

Kedua, pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa. Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan profesionelisme karena setiap saat tugas selalu menanti, menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI.

Keempat, mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan, dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019. Janganlah terpancing emosi dan upaya-upaya melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan pemilu.

Para awak media mencoba alat persenjataan milik TNI yang dipamerkan dalam HUT TNI ke 73 di Tapteng. (batakpost.com/Ist)

Kelima, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Panglima juga menyebutkan upaya maksimal yang sudah dilakukan TNI untuk menangani korban becana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah. “Kita sudah berupaya sekuat tenaga meringankan beban yang diderita saudara-saudara kita. TNI telah mengerahkan personel dan alutsistanya untuk memberikan pertolongan pertama, melaksanakan evakuasi, menyalurkan bantuan, memberikan pengamanan, serta memulihkan sarana prasarana secara bertahap,”tegas Panglima.

Apa yang dilaksanakan dilokasi bencana, baik pengerahan personel maupun alutsista, sebut Panglima, adalah sebagian dari bentuk profesionalisme TNI terhadap rakyat. Tema singkat namun padat ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara, adalah semata-mata untuk seluruh Rakyat Indonesia.

Dalam perayaan HUT TNI ke 73 ini juga dilaksanakan Upacara Parade dan Tari  Kolosal yang terdiri empat belas etnis di wilayah Korem 023/KS, yang dibawakan oleh gabungan TNI, dan persit, serta defile oleh peserta upacara dari gabungan Pamen, Prajurit Makorem, Makodim, dan Balak Aju gabungan TNI AL, AU dan Polri, Yonif 123/RW, PNS, serta gabungan Ormas dan Pramuka.

Upacara ini juga diikuti Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, beserta Forkopimda kedua daerah, Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Harianja, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Hari Setyo Budi, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto Dansatradar 234 Mayor Lek Alfred Eisener Anes. Para Dandim jajaran Korem 023/KS, Danyon 123/RW Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusanto SIP, perwakilan muspida jajaran Korem 023/KS, para Kabalak Aju,  Kabalak Rem, Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN jajaran Korem 023/RW. Usai upacara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan peninjauan pameran Alutsista. (RED)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed