Danrem 023/KS Wartawan Adalah Patriot Bangsa

oleh
Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar saat menyerahkan bingkisan kepada wartawan secara simbolis usai acara Coffe Morning di Aula Sasana Gupala Makorem 023/KS Sibolga, kemarin. (batakpost.com/RED)

Sibolga, 5/10 (Batakpost.com)- Wartawan adadalah patrot bangsa yang memiliki tugas penting untuk memberikan informasi yang benar demi keutuhan bangsa. “Karena wartawan adalah patriot bangsa, tidak salah saya memberikan hormat kepada para wartawan,”kata Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar sembari memberikan hormat kepada para wartawan yang mengikuti acara Coffee Morning dan silaturahmi Danrem 023/KS dengan wartawan media cetak media massa yang bertugas di Sibolga-Tapanuli Tengah, Kamis.

Acara ini dilangsungkan di Sasana Gupala Makorem 023/KS Sibolga yang dihadiri para Perwira Korem 023/KS, Dandim 0211/TT, Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, DanLanal Sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto K. DanSatrad 234/ Sibolga Mayor Lek Alfred Eisener, DanDenpal Letkol Cpl Sudung Sitinjak, Kapolres Tapteng AKBP, Hari Setyo Budi dan pejabat lainnya.

Menurut Danrem yang baru beberapa bulan bertugas di Korem 023/KS Sibolga, bahwa saat ini kepercayaan masyarakat kepada TNI sebesar 92 persen. Hal itu berdasarkan survey yang dilakukan. Keberhasilan itu tidak terlepas dari upaya dan dukungan pemberitaan dari wartawan melalui media.

“Untuk itulah saya mengajak semua teman-teman wartawan untuk sama-sama berkontribusi dalam membangun dan menjaga keutuhan NKRI. Karena TNI tidak mampu sendiri untuk menjaga keutuhan NKRI, dibutuhkan kerjasama yang baik dengan media untuk membangun opini masyarakat ke arah yang lebih baik melalui pemberitan-pemberitaan yang benar dan bukan hoax,”sebut Danrem.

Danrem 023/KS Sibolga foto bersama dengan wartawan serta perwira di Makorem 023/KS Sibolga bersama dengan Kapolres Tapteng. (batakpost.com/RED)

Diakui pria lulusan Akmil tahun 1993 itu, bahwa saat ini peperangan tidak hanya secara fisik lagi melalui alat tempur, melainkan perang informasi, perang elektronik, perang hacker dan sampai perang proxy. Dan keberadaan wartawan dalam menghadapi peperangan ini sangat riskan untuk dimanfaatkan oleh antek-antek asing dengan memanfaatkan kemampuan wartawawan untuk memusihi bangsanya sendiri.

“Saat ini medan perang yang harus dijaga TNI itu bukan hanya di darat, laut dan udara lagi, melainkan sudah ikut perang cyber seiring dengan perkembangan teknologi. Para jurnalis paling diincar oleh antek-antek asing untuk melawan bangsanya sendiri atau menjadi penghianat bangsa melalui pemberitaannya. Ini berdasarkan hasil intelijen yang dilakukan oleh TNI. Padahal sesungguhnya jurnalis itu adalah Patriot Bangsa. Untuk itu kami mengajak teman-teman jurnalis untuk tetap menjaga rasa naisonalis dan cinta tanah air dengan menyuguhkan berita yang benar demi membangun keutuhan bangsa dan negara yang kita cintai ini,”harap Danrem.

Pada pertemuan itu juga para insan pers sepakat untuk tetap menjalin kerjasama yang baik bersama Korem 023/KS. Bahkan dengan Acara Coffee morning yang diselenggarakan Danrem adalah penghargaan tersendiri kepada wartawan.

“Kami berterimakasih kepada pak Danrem yang sudah mengundang kami untuk bersilaturahmi dan mendapat pemahaman melalui paparan yang disampaikan pak Dandrem. Kiranya kebersamaan ini terus terjalin dengan baik,”kata Marlon Pasaribu perwakilan dari wartawan.

Diakhir pertemuan, Danrem juga memberikan bingkisan kepada para awak media.

Sebelumnya Kapenrem 023/KS Mayor Ojak Simartama dalam laporannya menyampaikan, bahwa kerjasama antara Korem 023/KS dengan insan pers cukup baik, dan telah berkontribusi dalam menyampaikan kegiatan yang dikerjakan oleh Korem 023/KS. (RED)