oleh

Danlantamal II Tutup TMMD ke 102 di Tapteng

Tapteng, 9/8 (Batakpost.com)- Bupati Tapteng  Bakhtiar Ahmad Sibarani mengungkapkan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan kegiatan yang sangat strategis dan efektif baik dilihat dari sisi perekonomian daerah,  pertahanan,  keamanan,  peningkatan cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara. Dimana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat serta dapat mendukung percepatan pembangunan di Tapteng. Demikian disampaikan Bupati Bakhtiar dalam sambutannya saat penutupan TMM ke 102 di Kabupaten Tapanuli Tengah yang dipusatkan di Desa Togabasir, Kecamatan Pinangsori, Tapteng, kemarin.

“Kita bangga memiliki TNI bersama rakyat bisa membangun. Untuk itu presiasi disampaikan kepada Jajaran TNI, Lintas Sektoral antara lain Jajaran Korem 023 KS,  Kodim 0211 TT,  Satradar 234 Sibolga, Lanal Sibolga,  Polres Tapteng, dan juga kepada masyarakat Desa Sialogo dan Desa Toga Basir  Kecamatan Lumut dan seluruh pihak yang telah ambil bagian mensukseskan TMMD Tahun 2018.  Kita menyadari kegiatan TMMD salah satu cara untuk menghemat anggaran pada Tahun ini sekitar delapan ratus juta dianggarkan untuk TMMD dan nanti diupayakan anggaran tambahan sebesar seratus juta rupiah di APBD tahun 2018.”Tandasnya

Sementara itu Danlantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman memimpin upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Kodim 0211/TT.

Kasad Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional TMMD 102, dalam amanat dibacakan Agus Sulaeman mengatakan pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran.

Salah satu titik fokus dari pembangunan Nasional ini berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan.

Potensi di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan.

“Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun ini merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta ketahanan nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat, khususnya generasi milenial,” sebut Kasad.

Pada kegiatan TMMD 102 melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kabupaten/Kota, 57 Kecamatan dan 79 Desa, dengan didukung oleh Dinas Pemda setempat, diantaranya Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian.

Secara Nasional TMMD ini telah berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi jalan 60 km. Kemudian perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolah, pembangunan jembatan dengan panjang total 252 m, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan Poskamling dan saluran drainase di 30 desa, pemberian kambing kepada peternak binaan serta penanaman 3.500 pohon di lahan konservasi alam.

Sementara itu Dansatgas TMMD ke-102 Kodim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu menyampaikan sasaran yang dicapai yakni pembukaan badan jalan baru sepanjang 4.750m x8m, dan pembuatan jembatan 9 unit Desa Togabasir menuju Desa Sialogo dan sudah selesai 100 persen.

Turut hadir dalam kegiatan ini Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar MPICT, Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, para Dandim jajaran Korem 023/KS, para Kasi Korem 023/KS, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto Kurniawan, Dansatradar 234 Mayor Lek Alfred Eisener Anes, Kapolres Tapteng dan Kapolres Kota Sibolga, anggota DPRD Tapteng, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat setempat. (RED/REL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed