oleh

Dua Menteri Hadiri Pembukaan Pesparawi Nasional ke XII di Pontianak

Pontianak, 30/7 (Batakpost.com)- Dua menteri yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hadiri acara pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang ke XII di Stadion Sultan Syarief Abdulrahman Kota Pontianak, Senin malam, (30/7).

Serangkaian kegiatan digelar dalam acara pembukaan Pesparawi ini. Salah satunya adalah barisan defile Nusantara yang menggambarkan keberagaman suku di Indonesia. Barisan defile inipun mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan para tamu yang memadati Stadion Sultan Syarief sejak sore hari.

Panitia sengaja mengemas acara barisan defile Nunsatara ini sebagai bukti keberagaman yang rukun walaupun beragam budaya, tetapi bisa bersatu sebagai anak bangsa.

Barisan Defile Nusantara dari 34 Kontingen Pesparawi Nasional ke XII pada acara malam pembukaan. (batakpost.com/RED)

Menteri Koordinator Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk tetap menjaga persatuan walaupun ada perbedaan. Hal itu diibaratkannya seperti harmoni yang dapat didengarkan melalui paduan suara.

Menurut Luhut, mestipun ada pengelompokan suara dalam paduan suara seperti tenor, bass, sopran serta alto, ketika dinyanyikan bersama maka akan menghasilkan suara yang indah. Untuk itu saya mengajak agar tetap kita jaga persatuan dan kesatuan, ajak luhut seraya menyampaikan permohonan maaf Presiden Joko Widodo yang tidak bisa hadir untuk membuka Pesparawi karena sedang berada di Lombok karena peristiwa gempa yang terjadi.

Sebelumnya Menteri Agama Lukman Hakim dalam sambutannya menyatakan bahwa Pesparawi memiliki makna penting dalam meningkatan wawasan bagi umat Kritiani. Dan jika dilihat dari konteks masyarakat Indonesia yang beragam suku budaya dan agamanya, Pesparawi memberi sumbangsih besar dalam meningkatkan rasa cinta dan kasih.

“Melalui kegiatan ini rasa pesaudaraan dan kesatuan semakin memperkokoh keimanan umat untuk menghadapi tantangan yang terjadi. Mari kita eratkan nilai Bhineka tunggal ika itu untuk menumbuh kembangkan rasa persatuan dan persaudaran sesama anak bangsa,”ajaknya.

Tarian kolosal yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. (batakpost.com/RED)

Sementara itu Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Dodi Riyadmadji dalam laporannya menyampikan ucapan terimakasih atas nama pemerintah Kalimantan Barat kepada Menteri Agama yang sudah mempercayakan Kalimantan Barat sebagai tuan rumah Pesparawi ke XII. Demikian juga kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) dan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) se Indonesia yang sudah mengutus masing-masing kontingennya untuk bertanding ke Kalimantan Barat.

“Selamat datang di Pontianak kota Khatulistiwa dan selamat bertanding. Junjung tinggi nilai sportipitas dengan penuh kejujuran agar mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan Pesparawi. Dengan kegiatan keagamaan ini semakin terbentuk landasan moral sebagai jati diri bangsa,”ujarnya.

Amatan batakpost.com di lapangan, Piala bergilir Presiden RI yang akan diperebutkan 34 kontingen Pesparawi se Indonesia diserahkan dari Juara Umum Pesparawi  ke XI tahun 2015 Provinsi Maluku kepada tuan rumah Kalimantan Barat. Selanjutnya diserahkan kepada ketua umum Pesparawi Nasional ke XII Karolin Margaret Natasa untuk diperlompakan disaksikan Menteri Luhut dan Lukman Hakim dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Pembukaan Pesparawi ini dihadiri ribuan masyarakat dan peserta. Sederetan artis turut hadir menghibur masyarakat seperti Lea Simanjuntak, Saykoji, Andi Riff, Choky Sitohang, Yuanita Christiani dan sejumlah artis Indonesia lainnya. Acara ditutup dengan pesta kembang api. Kegiatan pembukaan Pesparawi inipun berjalan dengan aman dan tertib. (RED)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed