oleh

ABK KM Ramos Risma Marisi Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Samosir, 23/6 (Batakpost.com)- Satu korban ABK KM Ramos Risma Marisi yang hilang saat kapal motor mereka mengalami kerusakan di pertengahan Danau Toba antara Nainggolan (Samosir)- Sibandang (Taput) berhasil ditemukan Tim SAR.

Penemuan ABK ini dibenarkan oleh Basarnas wilayah Toba Togu Hutahayan ketika dikonfirmasi batakpost.com, Sabtu sore, (23/6).

“Benar korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dikedalaman sekitar 10 meter, dan tidak jauh dari lokasi yang ditunjukkan teman korban yang selamat.  Korban yang meninggal atas nama Rahmat Dani ditemukan sekitar  pukul 13.50WIB di Perairan Danau Toba wilayah Nainggolan, Samsori. Dan jenazah saat ini berada di Puskesmas Nainggolan,”jelasnya.

Diterangkannya, disaat proses pencarian korban bersama dengan tim Basarnas yang berjumlah 8 orang, kondisi danau agak tenang, sehingga proses pencarian tidak terganggu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa KM Ramos Risma Marisi baru pulang dari Nainggolan mengantar rombongan. Dan ketika mau pulang mesin kapal matisementara cuaca hujan deras, angin kencang dan kuatnya ombak.

Adapun korban yang selamat antara lain, Jospendi Lumbanraja (42) warga Pulau Sibandang, Desa Sampuran, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Jospendi Lumbanraja merupakan nahkoda KM Ramos Risma Marisi.

Kemudian Jopan Situmorang (17) pelajar, warga Pasaran 1, Desa Pasaran 1, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir. Sahat Parlindungan Simorangkir (16) pelajar, dan Jolum Sipayung (18) pelajar, keduanya warga Simpang Kawat, Kabupaten Asahan.

Kapal tersebut berangkat sekitar pukul 20.30 WIB, tiba-tiba diterjang badai. Saat itu dua Anak Buah Kapal (ABK) melompat dari kapal dan berusaha berenang. Satu dari keduanya selamat, satu hilang. (RED)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed