oleh

Mantap, Walikota Sibolga Terima Penghargaan UHC Dari Presiden

Sibolga, 25/5 (Batakpost.com)- Kepala BPJS Kesehatan Kota Sibolga menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Pemko Sibolga menerima penghargaan Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS tahun 2018.

Keberhasilan Walikota Sibolga menerima penghargaan itu dikarenakan 97 persen masyarakat Sibolga sudah diasuransikan kesehatannya melalui BPJS Kesehatan, Kata Kepala BPJS Kota Sibolga, Rudy Sukmawan sewaktu menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Walikota Sibolga, dalam acara penyambutan Piala UHC di Kantor Dinas Kesehatan Sibolga, Jumat, (25/5).

Presiden Joko Widodo dalam proram Nawacitanya salah satunya adalah penanggulangan masyarakat melalui BPJS Kesehatan sudah harus tercover tahun 2019. Dimana masing-masing Kepala Daerah wajib mengasuransikan masyarakatnya melalui BPJS Kesehatan. Dan Kota Sibolga lebih awal sudah mencapai target dengan jumlah masyarakatnya 97 persen sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan.

Dengan prestasi yang diraih Kota Sibolga kiranya dapat ditularkan ke daerah lain khususnya di wilayah kerja BPJS Kota Sibolga, yang wilayah kerjanya mencakup Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Humbahas.

Kepala BPJS Kesehatan Sibolga salam komando bersama dengan Walikota Sibolga dan Wakil Walikota. (batakpost.com/HAT)

“Kota Sibolga menjadi satu-satunya daerah di wilayan lingkungan kerja BPJS Cabang Sibolga yang menjadi daerah penerima UHC. Hendaknya keberhasilan ini dapat ditularkan kepada daerah lain. Dan kami berharap agar Kabupaten Tapanuli Tengah selaku tetangga dekat Kota Sibolga bisa menyusul untuk meraih UHC,”harap Rudy.

Sementara itu Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk dalam arahannya mengatakan, bahwa keberhasilan Kota Sibolga menerima UHC ini berkat kerjasama yang baik dari seluruh masyarakat Kota Sibolga. Mulai dari Kepling sampai dengan Walikota. Dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada DPRD Kota Sibolga yang sudah menyetujui pengajuan anggaran untuk menampung biaya BPJS bagi masyarakat Sibolga.

“Jika DPRD Kota Sibolga tidak menyetujui anggaran untuk BPJS ini, maka kita tidak meraih prestasi ini. Untuk itulah kami selalu berupaya agar kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif terus terjalin baik, karena tidak bisa bertepuk sebelah tangan,”sebut Syarfi.

Dikatakan Walikota, bahwa secara Nasional pemerintah baru mengasuransikan masyarakat Indoensia sekitar 70 persen. Dan khusus untuk Kota Sibolga, kita sudah mengasuransikan masyarakatnya 97persen. Dan tahun ini melalui P-APBD 2018, sis masyarakat Sibolga yang 3 persen akan tercover semuanya di BPJS Kesehatan.

“Untuk itu kami mengajak seluruh warga Sibolga agar menjaga baik-baik kartu BPJS Kesehatannya, karena pemerintah pusat, provinsi dan daerah telah menanggu biaya kesehatan bapak ibu sekalian. Jangan pernah menganggap sepele kartu BPJS ini, karena sudah banyak masyarakat yang biaya pengobatannya mencapai miliaran rupiah yang ditanggung oleh BPJS. Kita doakan pemerintah kita semakin maju agar program kesehatan dan peningkatan ekonomi terus meningkat. Dukung dan bantu pembangunan di Kota Sibolga agar lebih baik lagi demi melayani masyarakat,”pinta mantan politisi Senayan tiga periode itu.

Atas keberhasilan Pemko Sibolga meraih penghargaan UHC ini dari Presiden, Piala UHC diarak mulai dari perbatasan Kota Sibolga sampai ke Dinas Kesehatan, Jumat pagi tempat berlangsungnya acara penyambutan dan syukuran atas penghargaan yang diraih oleh Pemko Sibolga.

Turut hadir dalam acara penyambutan ini, Wakil Walikota Sibolga, Edy Polo Sitanggang, Wakil Bupati Tapteng, Darwin Sitompul, Sekda Kota, M.Yusuf, Kapolres Sibolga, AKBP. Edwin Hariandja, Kepala BPJS Kota Sibolga Rudy Sukmawan, dan sejumlah pejabat lainnya. (HAT)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed