Buku Tapteng Hadiri Peluncurakan Buku Fotografi Barus Kota Emporium

oleh
Peluncuran Kota Emporium dan Peradapan Nusantara di Jakarta. (batakpost.com/REL)

Tapteng, 20/5 (Batakpost.com)- Buku Fotografi Barus diluncurkan di Jakarta kemarin yang dihadiri langsung oleh Bupati Tapteng, Bakhtiar Amad Sibarani. Buku Fotografi Barus ini adalah karya Hasiholan Siahaan dengan judul Barus Kota Emporium dan Peradapan Nusantara

Peluncuran buku ini diawali dengan diskusi mengenal Barus sebagai Peradaban Nusantara dengan menghadirkan Penulis Buku Fotografi Barus Kota Emporium dan Peradapan Nusantara Hasiholan Siahaan selaku pembicara di diadakan oleh Institut Francais d’Indonésie di Jalan Wijaya I No. 48 RT 9/RW 5 Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain sebagai Penulis, Hasiholan Siahaan merupakan jurnalis dan photografer. Pada acara peluncuran buku itu, Hasiholan sendiri mengungkapkan ketertarikannya membuat buku yang berisi foto-foto sejarah Barus.

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap sebuah karya Hasiholan Siahaan, yang mengulas kembali Sejarah Barus lewat Peluncuran Buku Photography Barus Kota Emporium dan Peradapan Nusantara.

“Kejayaan Kota Barus diangkat kembali dalam sebuah Buku Photography Barus Kota Emporium dan Peradapan Nusantara karya Hasiholan Siahaan,” kata Bupati kepada wartawan Minggu.

Bupati mengharapkan Pemerintah Pusat melalui kementerian/lembaga terkait dapat memberikan perhatian melalui percepatan pembangunan infrastruktur di Barus, yang dikenal sebagai salah satu Kota Tertua dan Pusat Peradaban Islam di Nusantara sejak abad 6 M.

“Dengan diluncurkannya buku ini, kiranya membawa dampak positif pada percepatan pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan masyarakat Tapanuli Tengah berharap Pemerintah Pusat dan kementerian yang terkait memberikan perhatian, khususnya percepatan pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai salah satu Kota Tertua dan Pusat Peradaban Nusantara sejak abad ke-6 dan Barus sebagai Pusat Penyebaran Agama Islam Pertama di Nusantara. Hal ini pun ditegaskan dengan diresmikannya Titik Nol Kilometer Peradaban Islam Nusantara di Barus oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo,” ujar Bupati.

Turut hadir pada acara itu, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet, Wakil Ketua DPD Republik Indonesia Darmayanti Lubis, Anggota Komisi VIlI DPR Republik Indonesia Marwan Dasopang, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, Ketua Umum Kowani Ny. Giwo Rubiyanto Wiyogo, Atase Universitas Antoine Devoucoux du Buysson dan Penanggung Jawab IFI Wijaya Ny. Syarah H. Andriani. (REL)