Kepling Adalah Ujung Tombak Pengamanan

oleh
Salahseorang Kepling saat mengajukan pertanyaan dalam diskusi bersama dengan DPRD Sibolga. (batakpost.com/HAT)

Sibolga, 15/5 (Batakpost.com)- Di Tanjungbalai, Asahan seorang Kepling bernama Syafii alias Atan, mengalami luka bacok karena memberitahukan gerak-gerik warga yang mencurigakan. Alhasil Tim Densus 88 berhasil melumpukan warga yang tinggal di Kelurahan IV BKK, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Selasa sore, (15/5).

Tugas penting seorang Kepling menjadi topik diskusi DPRD Sibolga bersama dengan para Kepling se Kota Sibolga yang dilakukan di gedung DPRD Sibolga.

Menurut Hendra Syahputra sebagai Wakil Ketua DPRD Sibolga, bahwa peran penting dari Kepling sebagai unjung tombak pengamanan di lingkungannya masing-masing. Untuk itulah DPRD Sibolga menggelar diskusi penting ini.

“Kami sadar bahwa tugas berat Kepling tidak seimbang dengan kesejahteraan yang diterima. Walaupun demikian, tugas pengamanan untuk mewaspadai gerekan dan serangan teroris ini harus secepatnya diantisipasi,”sebut Hendra, Selasa, (15/5).

Sementara itu anggota DPRD Sibolga, Nikson Simanjuntak mengatakan, terkait masalah rendahnya gaji Kepling, diharapkan Pemko Sibolga bisa mengajukan anggaran untuk dibahas di DPRD Sibolga. Karena tugas dan tanggungjawab Kepling sangatlah berat.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumory menegaskan, salahsatu tugas DPRD itu adalah bidang anggaran. Artinya, tidak harus menunggu Pemko mengajukan anggaran kenaikan gaji Kepling, melainkan DPRD bisa menyampaikan agar ditampung kenaikan gaji Kepling.

“Jujur saja kita masih miris melihat besaran gaji para Kepling di Sibolga yang hanya Rp1,2juta. Kita harapkan ditahun 2018 ini minimal Rp1,5juta, agar para Kepling lebih semangat didalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Harapan saya kepada para Kepling, walaupun besaran gaji yang diterima jauh dari UMR, semangat dan pelayanan para Kepling harus terus ditingkatkan, apalagi saat ini mengantisipasi serangan yang dilakukan para teroris,”ujarnya.

Para Keplingpun menyambut baik rencana itu. Mereka berharap rencana kenaikan gaji itu bisa terealisasi tahun 2018.

“Bagi kami sebagai Kepling sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kami memberikan pelayanan dan informasi yang berkembang di wilayah kami. Dan kami berterimakasih atas pertemuan yang dilakukan oleh DPRD Sibolga, agar masyarakat juga mampu menjadi Kepling bagi dirinya sendiri dalam menghadapi persoalan yang terjadi saat ini,”kata salah seorang kepling.  (HAT)