oleh

Luar Biasa Proyek Fisik Tahun Ini di Tapteng Rp290 Miliar

Tapteng, 6/5 (Batakpost.com)- Tahun ini merupakan tahun pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah. Tidak tanggung-tanggung, besarnya proyek pembangunan fisik tahun 2018 di Tapteng sebesar Rp290 miliar. Angka tersebut berbanding jauh dengan tahun sebelumnya.

Hal itu terungkap saat acara konfrensi Pers Bupati Tapteng dengan wartawan yang digelar di ruang Garuda kantor Bupati Tapteng di Pandan, Selasa, (6/3).

Dalam paparannya Bupati menjelaskan, untuk tahun 2018 Pemkab Tapteng mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk proyek fisik sebesar Rp 146.588.000.000,000. Jika dibandingkan tahun 2017, hanya Rp 69.368.000.000. Demikian juga dengan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP), sejak tahun 2015-2017 tidak mendapat dari Provinsi. Namun tahun ini Tapteng mendapat Rp54.000.000.000

“Inilah bentuk keseriusan putra daerah membangun kampung halamannya. Dan ini perlu diberitakan oleh teman-teman wartawan, agar masyarakat tahu bagaimana keseriusan kami bersama dengan pak Darwin Sitompul membangun Tapteng ini. Dalam kurun waktu lebih kurang tujuh bulan sesudah dilnatik menjadi Bupati dan Wakil, kami bekerja cepat dan melakukan loby serta pendekatan kepada pemerintah pusat. Tidak mudah untuk menyakinkan pemerintah pusat sampai bisa menglontorkan DAK fisik sebesar Rp146 miliar lebih,”kata Bakhtiar Sibarani.

Dengan besarnya DAK fisik yang kita miliki lanjut Bupati, dirinya telah memfokuskan proyek pembangunan infrastruktur jalan dan fisik untuk tahun 2018 di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Untuk Dinas PU dan PR saja Pagu anggarannya tahun ini sebesar Rp200,334,800,000.00 yang sumbernya dari Dana Alokasi Umum (DAU) hanya Rp43,697,800,000.00. Sedangkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp80,075,000,000.00, dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp54,000,000,000.00. Dana ini akan dipergunakan untuk jalan hot mix di beberapa lokasi seperti peningkatan jalan ruang Garingging-Simarlelan di Kecamatan Sumut sebesar Rp9,5m. Peningkatan jalan ruas Sosorgadong-Pulu Pane sebesar Rp8m, pembangunan jembatan Kampung Mudik-Bungo Tanjung Kecamatan Barus Rp53m. Dan masih banyak lagi peningkatan jalan lainnya,”sebutnya.

Sedangkan untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pagunya sebesar Rp22,562,000,000,00. Dengan sumber dana dari DAU Rp14,790,000,000.00, dana DAK Rp7,772,000,000.00. Dinas Pendidikan Pagunya sebesar Rp20,641,225,000.00, dengan sumber dana dari DAU Rp10,615,225,000.00 DAK Rp10,026,000,000.00. Rumah Sakit Umum Daerah Pagunya sebesar Rp30,589,000,000.00 dengan sumber dana DAU hanya Rp1,145,000,000.00 DAK Rp29,444,000,000.00 ditambah lagi dinas-dinas lain.

“Kalau ditotal keseluruhan dari dinas-dinas anggaran untuk proyek fisik tahun 2018 ini sebesar Rp 290 miliar, belum termasuk proyek dana desa sekitar Rp120 miliar. Maka kalau ditotal keseluruhan mencapai Rp410 miliar. Sebanyak itulah uang yang berputar di Tapteng ini. Saya yakin dengan besarnya anggaran proyek fisik di Tapteng akan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Tapteng. Untuk itulah saya mengajak seluruh masyarakat Tapteng, mari kuta dukung program pembangunan Tapteng, dan kalaupun mau mengkritik kami silahkan sampaikan kritikan yang mendasar dan dilengkapi dengan bukti supaya tidak menjadi fitnah atau menyebar informasi bohong. Kecintaan saya akan kampung halaman saya bukanlah isapan jempol, dan itu saya buktikan dalam kurun waktu tujuh bulan menjabat Bupati sudah mampu menyakinkan pemerintah pusat untuk mengalokasikan Dana Alokasi Khusus untuk fisik proyek sebesar Rp 146.588.000.000,000, dan di P-APBD nanti saya yakin ada juga peningkatan anggaran,”ujarnya.

Ditanya kapan proyek tersebut ditenderkan? Menurut Bupati antara awal April dan Mei 2018. Dan dia akan melakukan pengawasan yang ketat sesuai dengan aturan yang berlaku kepada para kontraktor yang memenangkan tender proyek tersebut. (HAT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed