oleh

Kopda Marinir Budi Santoso Sabet Juara I

Jakarta, 5/3 (Batakpost.com)-Kopda Marinir Budi Santoso (33) dari Batalyon Intai Ampibi 2 Marinir, Jakarta Utara, berhasil meraih peringkat 1 lomba renang, pada kejuaraan Renang dan Dayung Lintas Selat Sunda 2018. Dengan begitu, Kopda Marinir berhak mendapatkan hadiah utama berupa Mitsubishi Ekspander.

Lomba ini digelar TNI AL dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Marinir. Kopda Budi harus bertarung dengan 284 peserta lomba renang dari berbagai korps marinir se-Indonesia juga atlet renang umum asal Indonesia, Amerika, Korea, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Pantauan Kabar Banten, Kopda Budi tiba di garis finish di Jetty Jumbo Tanjung Sekong, Pulomerak, sekitar pukul 07.00. Ia berhasil taklukan Selat Sunda sejauh 39 kilometer dari Pelabuhan Panjang, Bakaujaya, Lampung, dalam kurun waktu 9 jam 30 menit.

“Kami start dari Lampung pukul 22.00. Alhamdulillah saya sampai pertama, gak nyangka juga sih,” ujar pria asal Gunung Tawang Selomerto, Wonosobo, Jawa Tengah, saat ditemui di Tanjung Sekong, Sabtu (3/3/2018).

Saat tiba di garis finish, Kopda Budi tampak berjalan tertatih-tatih dan sampai harus dibantu petugas kesehatan. Menurutnya, arus laut Selat Sunda menjadi tantangam terberatnya selama 9 jam berenang.

“Awal berenang di perairan Bakau, saya sempat terjang sekumpulan ubur-ubur. Gelombang laut pun cukup menantang. Tapi yang paling sulit arus lautnya, kencang sekali,” akunya.
.
Untungnya, sejumlah persiapan yang ia lakukan selama enam bulan terakhir terbayar manis. Pengakuan Kopda Budi, ia melatih diri berenang di perairan Ancol guna taklukan Selat Sunda.

“Saya melatih diri 10 kilometer sehari di Perairan Ancol. Kalau untuk suplemen, saya tidak makan pil vitamin, tapi lebih banyak minum madu,” akunya.

Puluhan Perenang Berguguran
Sejumlah peserta lomba renang pada Kejuaraan Renang dan Dayung Lintas Selat Sunda 2018, gagal menyelesaikan track Pulau Panjang Lampung – Tanjung Sekong Pulomerak Banten, sepanjang 39 kilometer. Puluhan perenang dikabarkan mengalami kram otot di tengah lomba, bahkan hampir seluruh peserta mancanegara angkat bendera putih dan memutuskan kembali ke Pelabuhan Panjang. (Sumber : @kabar_banten)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed