Tulisan Ini Dibanjiri Pembaca Terkait Ibu Tega Bunuh Tiga Orang Anaknya Dengan Cara Diracun

oleh
Foto kegita anak yang dibunuh ibunya semasa hidup. (Int)

Pasca tragedi pembunuhan yang dilakukan ibu kandungnya kepada ketiga anaknya di Bali, kemarin, tulisan Widya Puri Modhy yang berjudul ‘Selamat Tinggal Ibu..Maaf Jika Aku Harus Pergi Lebih Dulu’ menyita para netizen.

Tulisan ini baru diposting sekitar 7 jam yang lalu di akun facebooknya, sudah mendapat tanggapan 11 ribu dari pembaca dan dibagikan sebanyak 8.493. Pemilik akun inipun turut melampirkan foto kegita anak yang tewas dibunuh ibunya semasa hidup dan sesudah meninggal. Berikut isi tulisannya:

Selamat Tinggal Ibu.. Maaf jika aku harus pergi lebih dulu..

Aku tahu pasti berat bagimu menyaksikan kepergianku. Kulihat air mata tak pernah kering dari pipimu. Kulihat kau masih mengamati foto fotoku. Kau buka lemari dan kau usap satu persatu baju bajuku. Kau cium, kau dekap, seakan kau mencari aroma tubuhku yang tak pernah lagi bisa kau bau. Setiap kau melihat mainan mainanku, air mata berderai membasahi pipimu. Kau terisak dan menahan perih di dadamu.

Kau takkan lagi berlari kesana kemari mengejarku demi sesuap nasi masuk ke mulutku. Kau takkan pernah lagi merayu dan membujukku melepas baju dan mandi bersamamu.. Kau takkan pernah lagi terganggu oleh rengekan dan tangisku karena kenakalan ku ,Tak ada lagi yang berteriak meminta ini dan itu karena aku bandel,

Oh ibuu..

Aku juga sangat merindukanmu. Aku tetap ingin berada dalam pelukanmu di kala malam dingin menghampiriku. Aku ingin duduk dipangkuanmu mendengar semua cerita lucu darimu.. Ibu.. sekali lagi maafkan aku. Seharusnya aku masih bersamamu.

Ibu… sejujurnya aku ingin tumbuh dewasa dan punya kesempatan merawatmu. Sebagai tanda baktiku atas segala pengorbanan yang telah kau berikan padaku. Sejujurnya aku ingin menyaksikan putihnya rambutmu dan kerutan di wajahmu. Aku ingin menuntunmu berjalan tatkala kaki dan tanganmu tak lagi kuat untuk menopang tubuhmu. Aku ingin sekali mendo’akanmu di setiap doa ku aku selipkan nama MU.

Oh ibuu..

Tuhan punya rencana lain untukku. Kaulah yang ternyata menyaksikan kepergianku. Meski tak lama kau melahirkan dan merawatku.

Maafkan aku ibu.. aku telah begitu tiba tiba meninggalkanmu. Membuatmu sedih dan terpuruk

Tenang di alam sana anak manis,semoga atma menyatu dengan tuhan,????Selamat Tinggal Ibu.. Maaf jika aku harus pergi lebih dulu..(facebook)