oleh

Wabup Darwin Sitompul: ASN Dituntut Loyal Kepada Pimpinan

Tapteng, 19/2 (Batakpost.com)- Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul menegaskan kepada seluruh pegawai ASN untuk melayani dan bukan dilayani masyarakat, pelihara dedikasi loyalitas kepada pimpinan dan tanamkan pola pikir kreatif dalam bekerja.

Sebagai abdi masyarakat yang mempunyai fungsi optimalisasi pelayanan masyarakat, pegawai ASN juga dituntut memiliki disiplin tinggi dan loyal melayani masyarakat. Karena ini akan memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Dengan demikian hubungan yang sinergis antara masyarakat dan pemerintah akan berjalan dengan baik, pembangunan pun dapat berjalan efektif,” sebut Darwin Sitompul pada apel Hari Kesadaran Nasional, Senin (19/02/2018).

Dia menambahkan, Hari Kesadaran Nasional memiliki nilai sangat penting dalam membangkitkan semangat kedisiplinan dan keikhlasan melayani rakyat.

“Saya berharap, acara ini tidak sekadar dianggap sebagai upacara seremoni dan formalitas belaka,” ujarnya.

Darwin juga mengajak pegawai ASN di lingkungan Pemkab Tapteng dapat menjadi motor penggerak dalam praktik pembangunan ke arah yang lebih maju, lebih baik dan lebih tertib serta bertekad membangkitkan nilai positif bagi masyarakat.

“Peringatan ini kita jadikan landasan berpijak dan sumber motivasi dalam memperbarui pola pikir dan perilaku sebagai aparatur untuk melayani dan bukan dilayani,” katanya.

Untuk mewujudkan pembangunan yang bernaung dalam konsep visi dan misi Pemkab Tapteng yaitu terwujudnya masyarakat Tapteng yang berkarakter, mandiri, berakhlaq dan berkeadilan sejahtera diharapkan mampu mengelola sumber daya yang ada dalam upaya mensejahterakan masyarakat Tapteng.

“Pemkab Tapteng sedang melaksanakan pembangunan kawasan melalui program dana alokasi khusus yang diharapkan mampu memberikan outcome khususnya di bidang kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Usaha dan kerja keras mempertahankan potensi pesona daerah juga terus dilakukan dalam bentuk pengembangan sumber daya alam di kawasan pesisir pantai.

Salah satunya pengembangbiakan spesies yang terancam punah sudah dilaksanakan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

“Kita berharap pesona wisata Tapteng semakin dikenal dalam skala yang lebih luas sehingga perekenomian di Tapteng semakin meningkat dengan kemajuan potensi tersebut,” tuturnya. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed