“Kuasa Doa dan Penyembahan”

oleh
Nyanyian dan penyembahan dari jemaat Tuhan saat mengikuti Seminar yang bertajuk Kuasa Doa dan Penyembahan yang diselenggarakan Bina Ministry. (batakpost.com/RED)

Sibuluan, 14/2 (Batakpost.com)-Bina Ministy kembali melaksanakan kegiatan kerohanian berupa Seminar yang dilangsungkan di Lantai II Sibuluan Bisnis Center, Selasa, (13/2) malam.

Seminar kali ini bertemakan ‘Kuasa Doa dan Penyembahan’ yang dilayani langsung oleh Hamba Tuhan Ev. Sri Wulan, B.Th yang datang dari Solo.
Dalam seminar ini dijelaskan apa itu maka dari Doa, Penyembahan dan penyerahan diri kepada Tuhan.

Diterangkan Ev. Sri Wulan, berdoa adalah suatu permohonan yang ditujukan kepada Allah yang didalamnya ada harapan, permintaan dan pujian. Untuk itu doa harus menjadi landasan hidup yang pertama dan utama. Sedangkan penyembahan adalah menikmati hadirat Allah. Dengan melakukan penyembahan kepada Allah, maka kita telah memiliki sikap yang kagum akan kebesaran Allah.

Seminar ini dihadiri ratusan warga jemaat dari denominasi gereja. Dengan menaikkan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh Ev. Sri Wulan, jemaat dapat merasakan indahnya persekutuan bersama dengan Tuhan.

Pada kesempatan itu juga, Ev. Sri Wulan bersama dengan hamba-hamba Tuhan melakukan doa pelepasan kepada jemaat yang merasa terikat dengan kuasa-kuasa kegelapan dan kembali dipulihkan Tuhan.

Jannes Maharaja selaku pelayan di Bina Ministry menjelaskan, kegiatan Seminar yang dilakukan sebagai wujud rasa kepedulian Bina Ministry akan pertumbuhan iman jemaat khususnya mayarakat Tapteng yang beragama Kristen. Dengan adanya kegiatan-kegiatan Seminar, maka pertumbuhan iman jemaat semakin bertumbuh. Karena Iman itu timbul dari pendengar, dengan semakin seringnya kita mendengarkan firman Tuhan, maka iman kita semakin bertumuh. Kalau Iman kita sudah bertumbuh maka kita akan dapat bertindak dengan benar.

“Kami dari Bina Ministry mengucapkan terimakasih kepada gereja-gereja dan juga LPPD Tapteng yang turut terlibat dalam kegiatan Seminar ini. Dengan adanya kerjasama yang baik dengan gereja-gereja dan lembaga atau organiasi Kristen, maka kegiatan seperti ini bisa kita gelar dengan wadah yang lebih besar lagi. Mari kita sebagai umat Kristen ambil bagian dalam pelayanan di tengah-tengah masyarakat di Tapteng ini. Kita tunjukkan bahwa kita bisa berbuat dengan talenta yang kita miliki. Karena dalam konsep pembangunan sebuah daerah tidak cukup hanya fisiknya yang dibangun pemerintah, namun mental dan spritualnya juga perlu dibangun, sehingga sinerginitas pembangunan itu terpadu dengan baik. Inilah konsep yang bisa kami buat dari Bina Ministry untuk mendukung pembangunan di Tapteng dengan membangun mental dan spritual jemaat,”tandasnya. (RED)