oleh

DVI Poldasu: Ada Kemiripan Lubang Gigi Palsu Jenazah Dengan Rizwan ABK Mega Top III

Sibolga, 14/2 (Batakpost.com)-Tim dari Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut sudah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang diduga Rizwan Naim warga Jalan Sisingamangaraja, Gangg Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan Kota Sibolga salah satu ABK KM Mega Top III yang hilang sejak 3 Januari 2018 lalu.

Dari hasil pemeriksaan adanya kemiripan jenazah, khususnya pada bagian lubang gigi palsu. Hanya saja gigi palsu itu tidak ada ditemukan, namun terdapat lubang pada bagian gigi tersebut.

Demikian penjelasan Karumkit Bhayangkara Medan, Kombes Dokter Nyoman Edi didampingi Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja sewaktu memberikan keterangan Pers di Mapolres Sibolga, Rabu sore, (14/2).

“Memang ada kesamaan dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh keluarga yakni terdapat gigi tiruan. Tetapi gigi tersebut tidak ditemukan, namun terdapat lubang pada daerah gigi bagian depan atas. Sedangkan untuk organ tubuh yang lain sudah sangat sulit untuk dikenali karena sudah hilang dan sebagian tinggal tulang. Dan untuk bisa memastikan apakah jenazah itu adalah mayat Rizwan Naim, harus menunggu hasil penelitian dan kecocokan DNA dari anggota keluarga,” ujar Nyoman Edi.

Ditanya kapan pemeriksaan itu keluar? Menurutnya paling lambat dua minggu sesuai dengan standarisasi.
“Jadi yang kita ambil itu dari pihak keluarga adalah lapisan kulit bagian dalam mulut, dan DNA nya. Nanti sampel ini akan dicocokkan melalui laboratorium di Jakarta. Hasilnya akan disampaikan nanti ke Polres Sibolga. Untuk menunggu hasil, jenazah disimpan dulu di RSU FL Tobing Sibolga dan itu sudah disepakati tadi,”terangnya.

Sementara itu dokter gigi Burhanuddin mengaku bahwa dialah yang memasang gigi palsu kepada Rizwan sekitar 13 tahun yang lalu. Dan dari hasil pemeriksaan, posisi lobang gigi mayat mirip dengan Rizwan Naim.

“Benar saya yang pasang gigi palsu Rizwan sekitar 13 tahun yang lalu, dan posisinya mirip dengan posisi gigi jenazah yang ditemukan itu. Walaupun demikian kita tidak berani berandai-andai, biarlah hasil dari Jakarta nanti yang menentukan biar lebih pas,”katanya.

Sementara itu Kapolres Tapteng bersama dengan Tim DVI dari Poldasu langsung menggelar pertemuan dengan pihak keluarga ABK Mega Top III di Aula Polres Sibolga. (HAT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed