oleh

Pakaian Yang Ditemukan Nelayan Adalah Milik ABK KM Megat Top III Yang Hilang

Sibolga, 5/2 (Batakpost.com)- Ternyata Blong yang ditemukan nelayan Aceh yang berisikan baju dan alat pancing, adalah milik salah seorang ABK KM Mega Top III yang hilang sejak 3 Januari 2018.

Adapun pakaian tersebut diyakini milik Rahmad selaku wakil nahkoda kapal atau anggota tekong KM Mega Top III.

“Benar itu adalah pakaian Rahmad dan Blong yang digunakan itu adalah milik Rahmad. Karena sebelumnya Blong (tempat simpan baju dan tempat ikan) dibeli Rahmad dari saya. Makanya saya kenal betul Blong itu. Dan baju yang ada di dalam blong ini, adalah benar bajur Rahmad, karena sebelum Ramhad bekerja KM.Mega Top III, kami sama-sama kerja di KM Usaha Besama,”kata Arisman dan Asman Tanjung teman dekat Rahmad, Senin, (5/2).

Sementara itu bedasarkan pengakuan nelayan Aceh yang menemukan Blong itu, posisi berada di Kordinat N.0017500E9549500.

Menanggapi hal itu, Jamil Zeb Tumory yang cukup ngetol berjuang untuk mencari keberadaan KM Mega Top III ini meminta, agar penemuan awal ini segera ditindaklanjuti instansi terkait dan kembali melakukan pencarian di titik koordinat ditemukannya blong.

“Saya meminta kepada Basarnas, dan juga TNI-AL agar menurunkan tim dan alat pencari di kawasan koordinat yang dimaksud. Ini demi perjuangan kemanusiaan. Saya atas nama Wakil Ketua DPRD Sibolga memohon dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah untuk kembali bekerja keras mencari keberadaan KM Mega Top III. Dan kepada keluarga ABK tetap bersabar dan berdoa, jangan menyimpulkan yang tidak-tidak dulu. Kita berharap ada upaya tindak lanjut segera,”pinta Jamil.

Sebagaimana diberitakan, bahwa Blong ini ditemukan nelayan Pompong Aceh di perairan Aceh. Blong itupun dititipkan ke Kapal KM Serasi. Namun karena KM Serasi masih bertahan di laut Aceh untuk menangkap ikan, sehingga Blong itu dititipkan ke KM. Alam Jaya yang akan pulang ke Sibolga. Dan KM Alam Jaya bersandar di Sibolga dini hari tadi. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed