Pengurus IWO Sibolga-Tapteng Dikukuhkan

oleh
Pengurus IWO Sibolga-Tapteng yang baru dilantik foto bersama dengan Walikota Sibolga dan Bupati Tapanuli Tengah. (batakpost.com/HAT)

Pandan, 23/1 (Batakpost.com)-Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Sibolga-Tapanuli Tengah resmi dilantik di Aula Visual Gedung Matauli Pandan.

Damai Mendrofa dan Khottob Nasution sebagai Ketua dan Sekretaris PD IWO Sibolga-Tapteng Periode 2017-2022 dan pengurus dilantik secara resmi oleh Ketua PW IWO Sumatera Utara, Mei Leandha.

Damai Mendrofa dalam sambutannya menyoroti adanya pandangan negatif terhadap profesi wartawan. Dimana wartawan dianggap musuh oleh kebanyakan orang.  Padahal, wartawan juga bagian dari masyarakat yang memberikan informasi sesuai fakta yang ada di lapangan.

“Kami tidak perlu ditakuti karena kami juga tidak kebal hukum. Kami ini punya kode etik, dan kami dilindungi Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999,” ujar Damai.

Ketua Pengurus Pusat IWO Jodhi Yudono dalam sambutannya dibacakan Lia Natalia menegaskan, wartawan adalah profesi yang mengandalkan kualitas.

“Kita dikenal dengan kualitas kita dalam pembuatan berita. Kita ini bukan recehan Rp50.000-an. Hargai diri kita biar kita bisa dihargai orang lain,” sebutnya.

Acara pelantikan ini turut dihadiri kedua pimpinan daerah, Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Walikota Sibolga Syarfi Hutahuruk menyebutkan hadirnya IWO sebagai organisasi yang menaungi wartawan online di era globalisasi saat ini merupakan hal yang sangat tepat.

Namun dirinya menyatakan wartawan harus tetap berpegang teguh kepada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers nomor 40/1999.

Sementara itu Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah alergi kepada wartawan dan LSM, melainkan caranya yang tidak pas.

“Kami memiliki data ada sebanyak 764 wartawan dan LSM yang ada di Sibolga-Tapanuli Tengah, dan jumlah itu tidak masuk akal. Untuk itu saya berharap dengan adanya IWO ini, mampu untuk memilih wartawan yang benar-benar berprofesi sebagai wartawan,”harap Bakhtiar. (HAT)