oleh

Panglima: Ini Adalah Tahun Politik, Harus Netral

Sibolga, 18/1 (Batakpost.com)-Korem 023/KS bersama Lanal dan TNI-AU Sat Radar 234 Sibolga melaksanakan upacara 17-an bulan bertempat di halaman Makorem 023/KS, Jalan Datuk Itam No.1 Sibolga.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Inf Dilli dan inspektur upacara WS Kasrem 023/KS Letkol Inf Joko Supariyanto.

Diacara ini turut dihadiri oleh para Kasi Kore, Dan/Kabalak Aju Rem, Kabalak Rem 023/KS serta para TNI AD, AL dan AU Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN Jajaran Korem 023/KS.

Amanat Panglima TNI yang dibacakan WS Kasrem 023/KS Letkol Inf Joko Supariyanto menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan semangat pengabdian, karena telah melewati Tahun 2017 dengan sarat prestasi dan kinerja yang baik dengan menunjukkan bahwa para Prajurit dan PNS TNI adalah insan-insan yang bertaqwa, setia, dan rela berkorban bagi bangsa dan negara.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa pada tahun 2018 adalah Tahun Politik.

“Dengan diselenggarakannya Pilkada Serentak di 171 daerah meliputi 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten. Hal ini berpotensi menimbulkan konflik dan kerawanan berupa pertikaian horizontal maupun vertikal yang dapat mencederai pesta Demokrasi nasional. mengingat TNI merupakan institusi pertahanan negara. Saya minta seluruh prajurit TNI dimanapun bertugas untuk selalu tetap berpegang teguh pada komitmen Netralitas TNI dan menghindari sikap dan perilaku yang menjurus pada politik praktis, karena itu sebagai prajurit agar meletakan kembali penguatan kualitas mental Ideologi Prajurit TNI sebagai insan Prajurit sejati yang berahlak mulia setia, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI,” tegas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI juga menekankan kepada seluruh prajurit TNI untuk tetap menjaga dan mengawal kebhinnekaan sebagai perekat Bangsa Indonesia dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa yang digelorakan oleh setiap generasi di Tahun Politik saat ini.

Ditekankan juga bahwa Prajurit TNI harus mampu sebagai perekat kemajemukan bangsa, karenaTNI merupakan Garda Terdepan dalam menjaga kerukunan, toleransi dan Kebhinnekaan ,sehingga bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang utuh, kuat dan tangguh.

“Tingkatkan kualitas diri Prajurit TNI untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme, berjiwasatria, militan, loyal dan profesional sehingga mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman nyata kedepan. Pegang teguh Netralitas TNI dari tingkat atas sampai satuan paling bawah dalam Tahun Politik 2018 dan 2019 kedepan, dengan tetap menjalin komunikasi yang cerdas, harmonis dan bermartabat dalam kerangka efektivitas pencapaian tugas pokok TNI,”kata Panglima.

Selain itu, Panglima juga meminta prajurit TNI untuk menjaga soliditas TNI dalam sinergitas dengan seluruh komponen bangsa yang telah terjalin selama ini,dengan lebih meningkatkan kerjasama dan kerja bersama yang saling melengkapi dan mendukung, dalam merespon dan menyikapi perkembangan situasi diwilayah. (REL)

Apel Gabungan TNI di Makorem 023/KS (batakpost.com/REL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed