Penemuan Sesok Mayat di Pulau Tello Hebohkan Masyarakat Sibolga-Tapteng

oleh
Sosok mayat yang ditemukan masyarakat terpaung di Pulau Tello Nias Selatan. (facebook)

Sibolga, 17/1 (Batakpost.com)- Sesosok mayat laki-laki ditemukan salah seorang penjaga resort yang ada di pulaut Tello tadi malam sekitar pukul 21.00WIB. Penemuan mayat terapung itu di kawasan laut Pulau Tello, Nias Selatan, Sumatera Utara, menghebohkan masyarakat Sibolga-Tapanuli Tengah, sekaitan hilangnya 28 ABK Sibolga dan 1orang nahkoda kapal pompong sejak 3 Januari 2018 lalu.

Adapun yang menyebarkan penemuan mayat itu melalui akun facebook adalah, Ctudas Gowasa. Dalam akun facebooknya dia menjelaskan, barang siapa yang kehilangan anggota keluarga di laut ada ditemukan mayat terdampar di Pulau Sama Leko, dengan ciri-ciri  yang kurang jelas sebab kondisi mayat sudah mulai hancur. Mayat memakai celana traning warna hijau dan pakai kaos pendek warna belang dengan tulisan Brimob, tulis Ctudas Gowasa di akun facebooknya.

Kondisi mayat yang ditermukan saat berada di peti jenazah. (Ist)

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Pulau-pulau Nias Selatan, Aiptu Roy Martin Harefa yang dikonfirmasi melalu i ponselnya, Rabu pagi, (17/1), membenarkan adanya penemuan mayat itu. Pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat atas ditemukannya mayat di perairan Pula Sama Leko.

“Yang menemukan mayat itu adalah pengawai Resort yang ada di Pulau Tello, dan sudah diinformasikan kepada kita. Dan pagi ini tim Pol Air dan tim dari Polsek akan bergerak ke lokasi,”terangnya.

Ditanya apakah dalam kurun waktu 2 minggu terakhir ada anggota masyarakat di sekitaran Pulau Tello yang hilang atau hanyut di laut? Menurut Harefa, tidak ada laporan atau pengaduan adanya orang hilang.

Sementara itu Jamil Zeb Tumori Wakil Ketua DPRD Sibolga yang cukup getol memantau peristiwa hilangnya ABK KM Mega Top III tidak mau berandai-andai. Setelah mendapat info penemuan mayat di Pulau Tello, ia langsung berkoordinasi dengan tim yang ada di Sibolga, untuk segera meluncur ke Pulau Tello.

“Kita tidak mau berandai-andai! Setiap informasi sekecil apapun terkait hilangnya 28 ABK Sibolga langsung kita tindak lanjuti. Dan pagi ini tim bergerak ke Pulau Tello, dan saya sudah sampaikan kepada penemu mayat yang ada di sana, agar jangan mengubur jenazah sampai tim dari Sibolga tiba. Karena penemuan mayat itu bisa membantu informasi terkait hilangnya ABK KM Mega Top III. Kita masih tetap berharap ada informasi yang terkini,”ujarnya. (HAT)