oleh

Dihari Ibu, Ibu Guru Bahasa Jerman Itu Meninggal Dunia

Pandan, 22/12 (Batakpost.com)- Hari ini adalah hari ibu. Hampir status di media sosial hari ini mengucapkan selama hari ibu. Namun sungguh malang bagi Lismawati Nainggolan, (41) guru ASN di SMAN 1 Tukka, dan juga guru honorer di SMAN 2 Tukka, meninggal dunia diduga keras karena dijambret saat pulang dari Sibolga bersama rekannya tepatnya di Jalan M. Hajairin atau Jalan Tukka, persisnya di depan kuburan Jonggara.

Kepergian guru Bahasa Jerman ini cukup mengagetkan teman-teman korban sesama guru. Hal itu telihat jelas di akun facebooknya Lismawati Nainggolan. Ungkapan rasa duka dan seakan tak percaya menghiasi ucapan di halaman facebook korban.

Seperti yang dituliskan Neni Mindolina yang menuliskan, hatiku sedih mendegar beritamu, dimana disaat hari ibu ini engkau harus pergi menghadap sang pencipta. Ada lagi ucapan yang lain menuliskan, ‘Kak, sedikitpun tidak ada firasatku atas kepergianmu. Hanya dua hari sejak engkau membagi rezekimu kepada kami dengan mentraktir makan malam bersama. Aku tidak dapat berkata apa lagi, hanya satu doa dan keyakinanku, Tuhan mengenalmu dan sangat mengasihimu, tulis Ety Octavia.

Ungkapan sedih juga disampaikan sahabat-sahabat almarhum. Mereka menuliskan, kenapa lah disaat menjelang Natal ini engkau dipanggil sahabatku.

Menurut pengakuan teman satu prajab almarhum, Karolin, Lismawati adalah sosok keibuan dan sangat dekat teman-teman. “Dia orangnya baik, dan tidak meyangka secepat itu dia dipanggil Tuhan. Turut berduka yang sedalam-dalamnya,”kata Karolin sembari mengenang kebersamaan mereka sewaktu prajab.

Ungkapan duka juga turut disampaikan para siswa/i dari SMAN 2 Tukka dan juga SMAN 1 Tukka. Mereka juga mengutuk perbuatan keji para pelaku seraya meminta agar pihak Polres Tapteng secepatnya menangkap pelaku demi terciptanya kondisi keamanan apalagi menjelang Natal dan tahun baru.

“Kami meminta kepada Polres Tapeng agar secepatnya menangkap pelaku supaya ada efek jerah. Apalagi sekarang lagi ramainya merayakan natal, dan sering pulang malam karena banyaknya kegiatan natal. Kami meminta kepada Polres Tapteng agar bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya yang merayakan natal,”kata Martohap Nainggolan warga Pandan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, almarhum meninggal dunia karena terjatuh saat ada aksi jambret merampas Hp nya. Malang korban jatuh ke aspal bersama dengan temannya yang dibonceng. Namun korban mengalami luka parah di bagian kepalanya. Ketika mau dirujuk ke Medan, korban sudah meninggal dunia dan saat ini disemayamkan di rumah duka di Tarutung Tapanuli Utara. (RED)

 

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed