Perayaan Natal Oikumene Pemkab Tapteng Sukses Dan Penuh Sukacita

oleh
Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Darwin Sitompul saat menyalakan lilin pada saat ibadah Perayaan Natal Oikumene Pemkab Tapteng didampingi Kajari, Dandim, Ketua PN Sibolga, dan pendeta serta Pastor. (batakpost.com)

Tapteng, 21/12 (Batakpost.com)- Perayaan Natal Oikumene Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2017, berlangsung sukses dan penuh suka cita. Acara Natal yang dimulai sejak siang hari, berakhir sampai dengan tengah malam di lapangan Sepakbola Pandan, Rabu malam, (20/12).

Pendeta David Farel Sibuea Selaku Sekjend HKBP yang diundang sebagai Pengkhotbah dalam renungan Natalnya mengajak seluruh umat Kristen yang ada di Tapanuli Tengah agar mampu menjadi teladan baik dalam pekerjaan dan perbuatan.

Ia mencontohkan, ditengah perkembangan teknologi saat ini, semakin banyak manusia berbuat dosa dan tidak jujur. Seperti berbohong lewat media sosial, menghujat dan menjelekkan orang lain, serta menyebarkan berita-berita hoax.

“Ini adalah tantangan yang cukup berat, karena pergeseran perkembangan teknologi. Sebagai umat Tuhan kita diajak untuk terus memohon kekuatan untuk menghadapi tantangan yang semakin mengancam umat manusia,”katanya.

Perayaan Natal Oikumene Pemkab Tapteng ini bertemakan, Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu. (Klose 3:15), dengan subthema, Dengan Damai Sejahtera Allah Jadikan Tapanuli Tengah Semakin Berkarakter, Mandiri, Berakhlak dan Berkeadilan Yang Sejahtera Serta Hidup Damai Dalam Keberagaman.

Sebelum acara ibadah Natal dimulai, diawali dengan barisan prosesi dan marching band yang dilepas dari kantor bupati. Perwakilan dari 20 Kecamatan yang ada di Tapteng turut mengikuti barisan prosesi bersama dengan camatnya masing-masing.

Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani yang turut menghadiri acara Natal setelah selesai acara ibadah menekankan, agar kerukunan dan kekompakan masyarakat Tapteng tetap dijaga dan terus dipertahankan. Ia mengakui, bahwa keluarganya hampir 90 persen beragama Kristen.

“Bukan karena kami berbeda agama, sehingga kami bermusuhan. Kami saling menjaga dan menghormati. Yang Muslim menjalankan ibadahnya, yang Nasrani menjalakan keyakinannya. Dan saya sendiri sudah buktikan bagaimana kerukunan antar umat beragama di Tapteng ini. Bahkan untuk memilih pemimpin di Tapteng bukan berdasarkan agama, melainkan melihat vigurnya. Kenapa saya katakan demikian? Karena umat Kristen lebih banyak di Tapteng ini, tetapi bisa saya yang beragama Islam menjadi kepala daerah. Itu tandanya, masyarakat Tapteng memilih pemimpin bukan berdasarkan agama. Mari kita jaga kerukunan yang cukup indah ini,”ajak Bupati.

Pada acara Natal ini juga, Bupati memberikan bantuan prestasi kepada 100 orang siswa/i yang beragama Kristen mulai dari tingkat SD-SMA.

Turut hadir dalam perayaan Natal ini Wakil Bupati Tapteng, Darwin Sitompul, Ketua PN Sibolga, Kajari Sibolga, Dandim 0211/TT, mewakili Kapolres, Danlanal, Dansat Radar, serta para undangan, SKPD dan juga tim Paduan Pesparawi LPPD Tapteng yang menjadi juara I Pesparawi tingkat Sumatera Utara. (HAT)