oleh

SMA Matauli Pandan Unjuk Kebolehan di Taiwan

Tapteng, 14/12 (Batakpost.com)-SMAN 1 Matauli Pandan berhasil meraih prestasi dalam kompetisi inovasi di tingkat internasional, Kaohsiung International Invention and Design Expo (KIDE) yang berlangsung di Taiwan pada 8-10 Desember 2017. Pada ajang ini Indonesia berhasil membawa pulang 8 medali emas, 5 perak, dan 4 perunggu.

Lebih dari 20 negara terdepan dibidangnya berkompetisi pada ajang ini. Indonesia berhasil keluar dengan total memborong 17 medali.

Tak hanya kompetisi, ajang ini juga merupakan pameran pertama yang menggabungkan inovasi, karya desain, dan konferensi internasional dalam satu acara. Di dalamnya, lebih dari 500 proyek inovasi dipamerkan dan ikut berkompetisi.

“Total itu ada 17 tim dari 11 sekolah dan universitas bertanding dalam kompetisi kali ini,” ujar Ketua Yayasan Jamil Solution ( YJS ) Jamil Zeb Tumori,SH, di Sibolga Kamis.

Jamil menyebut, mereka yang berhasil membawa medali emas adalah siswa dari SMAN 1 Matauli Pandan dengan karya Avoteaman atau Avocafo Tea Many Benefits (Biji Alpukat jadi Teh) dan karya lainnya adalah Corncob Hand Sanitizer (Bonggol jagung jadi pencuci tangan anti Septik).

“Ini sebuah inovasi yang sangat luar biasa sekali,” ujar Jamil yang juga Ketua Golkar Kota Sibolga.

Kemudian, SMAN 1 Denpasar dengan ‘Analydis on Active Ingredients on Ointment Made From The Extract of Gardenia augusta Leaves to Inhibit Mouth Ulcer Caused by Candida Albicans Fungus’.

Selanjutnya, Sekolah Surya Buana Malang karyanya ‘Application of Unused Goods to The Learning of Plane Mirror in Geometrical Optic’. Lalu Universitas Islam Indonesia lewat karya ‘IRACLE (Mosquito Repellent Mat Electric) From Breadfruit Flower (Artocarpus altilis) and Frangipani Flower (Plumeria alba) Essential Oil as An Innovation of Eco-Friendly Aromatic Insecticides.

Universitas Islam Indonesia meraih emas dalam karyanya ‘Jogja Siaga, Application for Relief in Emergency’ dan ‘UNISI Doll as a Tool Overcoming Resistance in Tuberculosis Treatment.

“Terakhir penyumbang emas dari Universitas Sumatera Utara. Sisanya 5 medali perak dan 4 medali perunggu juga disumbangkan untuk Indonesia,” ujar Jamil yang turut ikut mendampingi siswa SMA Matauli Pandan ke Taiwan.

“Suatu kehormatan bisa mendampingi mereka di ajang Inovasi Internasional di Koarsiung Taiwan,” ungkap Jamil.

SMAN Matauli menurunkan 2 Tim dengan Guru pembimbing Dicky dengan Tim CHAS yakni, Andrea Jhonsius Manurung, Mutiah Holil Nasution, Tiara Jamil Kharisma Abadi Zebua, Emilia Fadillah Hutagalung, Dicky Mahaputra Tarigan. Sedangkan Tim AVOTEAMAN yakni Afga Satria Prayoga, Jossy Fareza Tanjung, Kristian Anugerah Gea, Salman Raihan, Zidan, Dicky Mahaputra Tarigan.

“Saya bangga melihat semangat mereka berjuang sampai ke Koarsiung Taiwan yang akhirnya mampu membawa nama baik Indonesia di ajang Kaohsiung International Invention and Design Expo (KIDE ),” ucap Jamil. (REL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed