oleh

Ini Kata Sekjen Golkar Sumut Terkait Sikap Syarfi Batal ke Hanura

Sibolga, 16/10 (Batakpost.com)-Terkait beredarnya surat penolakan Syarfi Hutauruk untuk menjadi salah satu pengurus di Partai Hanura Sumut mendapat tanggapan dari Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sumut, Irham Buana Nasution.

Menurut Irham, yang pasti kan berpolitik itu adalah pilihan. Artinya, ketika kita menentukan pilihan tentu itu yang harus kemudian diikuti secara baik. “Berpolitik itu adalah konsisten. Jadi kosisten itu juga penting bagi seluruh kader untuk melihat pilihan itu benar atau tidak,”tegasnya ketika dikonfirmasi batakpost.com melalui ponselnya, Senin, (16/10).

Berkaitan hizrahnya pengurush kader partai Golkar baik itu ke Hanura dan beberapa Parpol lain, menurut Irham, harus dihormati sebagai pilihan mereka. Termasuk kemarin kita dapat informasi dan sudah beredar luas di tengah masyarakat, bang Syarfi Hutauruk memilih utuk ketua dewan penasehat Hanura.

“Informasi itu sudah lama juga tersiar hampir satu minggu. Dan kembali kita mendapat kabar bahwa bang Syarfi sudah membuat surat penolakan.

Keterangan foto: Surat penolakan Syarfi Hutauruk ke Partai Hanura Sumatera Utara. (batakpost.com/INT)

Pasti kita sudah tahu lah, tidak mungkin seseorang itu kemudian ucuk-ucok dipilih begitu saja tanpa ada konfirmasi tanpa ada pemberitahuan komitmen dan sebagainya langsung menjadi pengurus. Akan tetapi kemudian beliau mengatakan pilihan lain, dan tidak bersedia menjadi dewan penasehat. Tentu kita hormati juga dan kita tidak men-just keputusannya,”sebut mantan Ketua KPU Sumut itu seraya mengaku sudah membaca sekilas surat penolakan Syarfi yang sudah beredar itu.

Disebutkan Irham, bahwa ketegasan Syarfi Hutauruk sangat dihormatinya. Meningat Syarfi adalah salah satu senior di Partai Golkar dan pernah menjadi anggota DPR-RI tiga periode dan sekarang menjadi Walikota Sibolga periode kedua. Hanya saja dalam surat penolakan itu, bang Syarfi tidak menegaskan posisisnya sebagai kader Partai Golkar, melainkan kader salah satu partai yang sudah lama.

“Saya ingin menegaskan saja, bahwa integritisa itu sangat perlu. Kalaupun ada kader Golkar yang pindah ke partai lain, kita berbangga juga karena partai lain mempergunakan kader-kader terbaik Golkar di partainya,”tegas Irham. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed