oleh

Masyarakat Samosir Semakin Welcome Terhadap Wisatawan

Keterangan foto: Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga saat diwawancarai media terkait perkembangan Samosir saat menghadiri HUT TNI ke 72 di Sibolga. (batakpost.com/HAT)

Sibolga, 5/10 (Batakpost.com)-Diresmikannya Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional berdampak positif terhadap peningkatan pariwisata di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Samosir, Ir. Juang Sinaga ketika dikonfirmasi batakpost.com, Kamis, (5/10) di Sibolga, saat menghadiri HUT TNI ke 72 tahun.

Menurut Politisi PDI-Perjuangan itu, efek dari status Bandara Silangit sangat mensupport pembangunan di Samosir khususnya dibidang Pariwisata. Untuk itulah Kabupaten Samosir saat ini sedang giat-giatnya membenahi sarana dan prasarana Pariwisata dan Pertanian di ‘Negeri Indah Kepingan Surga’ itu.

Diterangkannya, pola pikir masyarakat Samosir sudah terbuka dan berubah akan konsep Pariwisata. Salah satu contoh dukungan masyarakat terhadap pelebaran jalan dan pemindahan makam.

“Bagi masyarakat Samosir makam itu sangat sulit untuk dipindahkan, namun berkat pendekataran dan sosialisasi serta komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat, akhirnya masyarakat mau untuk memindahkan makam keluarganya untuk pembangunan sarana dan prasarana. Ini sebuah perubahan yang cukup baik, karena setiap pembangunan pasti ada dampaknya. Hal inilah yang kita banggakan akan perubahan pola pikir masyarakat Samosir yang sudah cukup terbuka terhadap perubahan itu. Dan kami yakin, dengan semakin berkembanganya Pariwisata Samosir maka peningkatan ekonomi masyarakatnya juga semakin meningkat,”ujarnya.

Wabup ini juga menyatakan bahwa masyarakat Samosir sudah Welcome terhadap wisatawan baik itu domistik dan juga wisatan manca negara. Karena masyarakat Samosir sudah menyadari kehadiran wisatan menjadi sumber uang bagi masyarakat. Dan untuk menompang kelancaran wisatawan ke Samosir, Pemkab Samosir bersama dengan DPRD sedang dan sudah membangun infrastuktur, seperti pembangunan ringroad Samosir sepanjang 14km, pelebaran Tano Ponggol sekitar 100 meter, pembenahan fasilitasi budaya dan juga tempat-tempar bersejarah.

“Saat ini Pemkab Samosir setiap tahunnya menggelar 10 event belum termasuk event yang diselenggarakan pihak lain. Artinya, bahwa Samosir itu sudah berubah dan sudah berbenah diri. Kami juga mengundang rekan-rekan media yang ada di Sibolga ini untuk menikmati keindahan Samosir,”ajaknya. (HAT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed