Sri Rakhmadi Danlanal Sibolga Yang Baru Gantikan Rizal Musa

oleh
Keterangan foto: Komandan Lantamal II, Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman salam komando usai Sertijab Danlanal Sibolga kepada Letkol Laut (P) Sri Rakhmadi MTr (Hanla) menggantikan posisi Letkol Laut (P) Rizal Musa Karim. (batakpost.com/HAT)

Sibolga, 25/9 (Batakpost.com)-Komandan Lantamal II, Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman MSc, memimpin upacara militer serahterima jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Sibolga, Senin (25/9/) di Lapangan SMA Negeri 1 plus Matauli Pandan.

Letkol Laut (P) Sri Rakhmadi MTr (Hanla) dipercaya menjadi Danlanal Sibolga yang baru menggantikan posisi Letkol Laut (P) Rizal Musa Karim SE.

“Serah terima jabatan mengandung makna penting dan strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi. Terjadinya regenerasi kepemimpinan diharapkan membawa ide-ide baru dan mampu menciptakan langkah kreatif dan inovatif,” kata Agus Sulaeman dalam amanatnya.

Hadir di acara itu, Danrem 023/KS Kol (Inf) Dony Hutabarat, Wakil Walikota, Edi Polo Sitanggang, Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, Wabup Darwin Sitompul, Kapolres Sibolga, AKBP Benny Remus Hutajulu, Kapolres Tapteng, AKBP Hari Setyo Budi, Dandim 0211/TT, Letkol (Inf) Corry Sigalingging, dan lainnya.

Agus Sulaeman menambahkan, Sertijab juga memberikan gairah semangat pembaharuan untuk terus maju menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.

Saat ini, TNI AL tengah melaksanakan validasi organisasi berupa pembentukan staf potensi maritim di tingkat Kotama dan Lantamal. Likuidasi Satrol Armada dan Satkamla Lantamal nantinya menjadi Satrol Lantamal.

“Diharapkan, eksistensi Lanal di jajaran Lantamal II semakin meningkat. Kebijakan pimpinan dimaksudkan untuk menciptakan efektifitas dan efisiensi organisasi untuk mengoptimalkan sumberdaya yang kita miliki dalam melaksanakan tugas pokok,” imbuhnya.

Lanal sebagai ujung tombak TNI AL di daerah harus mampu menunjukkan kinerja terbaik. Diketahui, Lanal Sibolga mengemban tugas menyelenggarakan dukungan logistik bagi satuan operasional TNI AL. Menegakkan hukum dan menjaga keamanan perairan di wilayah kerjanya serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan negara di laut.

“Ini bukan tugas yang ringan, maka diperlukan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang andal seorang Komandan Lanal,” tukasnya.

Diketahui, hingga saat ini masih terjadi berbagai bentuk tindakan ilegal di laut, hingga mengakibatkan kerugian negara khususnya ilegal fishing. Maka itu, tak ada pilihan lain bagi Danlanal Sibolga kecuali meningkatkan eksistensi unsur patroli keamanan laut.

“Proses hukum dengan sebaik-baiknya tanpa pandang bulu, siapapun yang melanggar harus ditindak tegas sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya. (HAT)