Tindaklanjut Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi &Pengembangan Aplikasi

oleh
Keterangan foto: Rapat tindaklanjut pencehatan korupsi di Tapteng. (batakpost.com/IST)

Pandan, 15/9 (Batakpost.com)-Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) melaksanakan Rapat Tindak Lanjut Rencana Aksi (Renaksi) Pencegahan Korupsi dan Rencana Pengembangan Aplikasi, kemarin di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapanuli Tengah.

Inspektur Kab. Tapteng (Mangihut Simanullang, SE) didampingi oleh Plt. Kadis Kominfo Kab. Tapteng (Dedy Sudarman Pasaribu, SP) membuka rapat tersebut, yang merupakan tindak lanjut hasil pertemuan 11 (sebelas) kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dalam rangka monitoring dan evaluasi aksi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemkab Labuhan Batu Selatan pada Senin (04/09/2017) yang lalu.

Pada rapat itu dibahas meliputi matriks Rencana Aksi Daerah (RAD), studi banding ke daerah yang direkomendasikan, sumber daya manusia dan proses penganggaran pembuatan dan operasional berbagai aplikasi pendukungnya dalam rangka pemenuhan implementasi rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi tersebut.

Secara bertahap berbagai aplikasi yang akan diimplementasikan meliputi Perencanaan dan Penganggaran Keuangan Daerah, Kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan Grativikasi ASN, Pembenahan dan Manajemen Aset Daerah, Peningkatan Fungsi Pengawasan Daerah oleh Inspektorat, Peningkatan Penghasilan ASN Berbasis Kinerja, serta Partisipasi Publik.

Turut hadir pada rapat itu, Plt. Kadis Penanaman Modal dan PPTSP Kab. Tapteng (Drs. Erwin Marpaung), Kabag Pembangunan (Johannes Saruksuk, ST, MT), para Kabid dan Kasi/Kasubbid dari beberapa SKPD di lingkungan Pemkab Tapteng, meliputi Bappeda, Inspektorat, Dinas Kominfo, Badan Kepegawaian Daerah, BPKPAD, Bagian Pembangunan, dan Bagian Hukum dan Ortala. (REL)