oleh

Siap-siap Agen dan Pangkalan Elpiji Nakal Akan Dilaporkan ke Polisi dan Izinnya Dicabut

Keterangan foto: Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani. (batakpost.com/HAT)

“Lagi LPG 3kg Hilang di Tapteng”

Pandan, 4/9 (Batakpost.com)- Tiga minggu terakhir ini gas elpiji yang 3kg hilang dari peredaran di Kabupaten Tapanuli Tengah. Akibatnya, warga menjerit karena tidak kebagian gas bersubsidi itu. Sementara itu sikap dari Dinas Dagkopin Tapteng cukup lambat sehingga keresahan warga semakin memuncak karena tidak mendapatkan gas melon itu.

Bupati Tapteng, Bakhtiar Sibarani menyaksikan langsung bagaimana masyarakat harus berebut untuk mendapatkan gas tersebut. Hal itulah yang membuat orang nomor satu di Tapteng itu langsung memanggil dan memerintahkan Kadis Dagkopin Tapteng mengecek ke lapangan apa penyebabnya.

“Saya melihat sendiri hari Jumat kemarin sewaktu saya berkunjung ke Kecamatan Tukka, dimana warga saling berdesakan hanya untuk mendapatkan gas yang 3kg dan sampai saat ini warga Pandan, Tukka, Sarudik juga masih kesulitan untuk mendapat gas tersebut. Saya meminta kepada para agen dan juga pengecer jangan main-main karena saya akan cek langsung ke lokasi, dan jika terbukti ada permainan, maka izin agen dan pangkalan harus dicabut dan saya laporkan ke polisi,”tegas Bupati kepada wartawan, Senin sore, (4/9) di Pandan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed