oleh

Ini Penyebab Langkanya Gas Elpiji 3 Kg di Tapteng

Keterangan foto: Gas Elpiji 3kg (batakpost.com/INT)

Tapteng, 30/8 (Batakpost.com)-Kelangkaan gas elpiji 3kg terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah. Akibatnya masyarakat kesulitan untuk mendapatkan gas yang menjadi primadona para kaum ibu itu.  Upaya dari Dinas Dagkopin Tapteng untuk mengatasi kelangkaan itu belum terlihat, sehingga warga masih memburu keberadaan gas melon itu.

“Kami heran melihat keberadaan gas ini, kenapa sering langka. Kami curiga ada permainan dibalik ini semua, sehingga gas itu bentar-bentar langka dan naik harga,”kata ibu Rahmad, (30), warga Pandan.

Diakui wanita penjual makanan itu, jika gas melon langka seperti saat ini maka harganya akan mencapari Rp23-25ribu/tabung. Jika normal kisaran Rp20-22ribu/tabungnya.

“Seperti sekarang saya membeli Rp23ribu/tabung, itupun karena sudah langganan dan stoknya sedikit. Jadi harus buru-buru memesannya biar kedapatan. Untuk itu kami meminta kepada Bupati agar turun tangan mengecek kondisi ini, karena dari Dinas Dagkopin sepertinya tidak ada tindakan melihat kondisi ini, karena sudah berulang-ulang kejadiannya,”ketusnya.

Menanggapi hal itu, Kadis Dagkopin Tapteng, Berlin Doloksaribu yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Rabu, (20/8) mengatakan, bahwa ia sudah menurunkan anggotanya turun ke lapangan melihat apakah benar ada kelangkaan gas tersebut.

“Tadi pagi sudah turun anggota ke lapangan untuk melakukan pengecekan seperti di Kecamatan Pandan, Pinangsori, Sarudik, dan Barus. Dari hasil monitoring, kelangkaan itu dikarenakan karena kurangnya pasokan, dan juga dikarenakan penambahan pemakain gas 3kg di Tapanuli Tengah,”katanya. (HAT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed