Jenazah DL Sitorus Tiba Di Kampung Halamannya, Rabu Dikebumikan

oleh
Keterangan foto: Jenazah DL Sitorus saat berada dalam pesawat menuju Bandara Silangit. (Ist)

Tobasa, 7/8 (Batakpost.com)- Jenazah  DR Sutan Raja Darianus Lunggug (DL) Sitorus, tiba di kampung halamannya tepatnya di Desa Parsambilan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin sore, (7/8), sekitar pukul 14.00WIB. Kedatangan jenazah disambut haru masyarakat Silaen dan juga pejabat Pemkab Tobasa.

Informasi yang berhasil diperoleh media ini, jenazah DL Sitorus tiba melalui bandara Silangit Tapanuli Utara dari Jakarta menggunakan pesawat Sriwijaya. Dari Bandara jenazah langsung dibawa ke Parsambilan, Kecamatan Silaen, Tobasa. Tidak sedikit masyarakat yang meneteskan air mata menyambut kedatangan almarum DL Sitorus.

Sesuai dengan rencana dari pihak keluarga DL Sitorus, hari Selasa, (8/8)dilangsungkan acara Pangarapotna (Diskusi untuk acara pemakaman dan adat), yang dilangsungkan di rumah Parsaktian DL Sitorus di Parsambilan. Sedangkan hari Rabu, (9/8) acara pemakaman dilaksanakan di Parsambilan, Tobasa.

Darius Lungguk (DL) Sitorus meninggal dunia di pesawat Garuda sesaat setelah boarding tujuan Jakarta-Medan, Rabu (3/8). Almarhum DL Sitorus meninggal di Peswat Garuda dengan nomor penerbangan GA 188. Karena peristiwa ini, pesawat yang seharusnya berangkat pukul 13.35 WIB menjadi tertunda keberangkatanya.

Berita dukacita awalnya disampaikan oleh anggota DPRDSU Sutrisno Pangaribuan kepada awak media sekira pukul 15.15 WIB. “DL Sitorus meninggal dunia di pesawat GA 188 setelah boarding,” katanya melalui pesan tertulis.

Darianus Lungguk (DL) Sitorus adalah seorang pengusaha sukses asal Sumatera Utara. Beliau dijuluki Si Raja Perkebunan asal Sumut. Selain memiliki perkebunan kelapa sawit dengan luas puluhan ribu hektare, DL Sitorus juga memiliki yayasan pendidikan.

Keterangan foto: Suasana tibanya jenazah di rumah Parsaktian di Parsambilan Tobasa. (hetanews.com)

Konglomerat ini juga dikabarkan memiliki gedung-gedung –untuk menyelenggarakan resepsi pernikahan suku Batak– yang diberi nama “Rumah Gorga” dan tersebar di Jakarta dan Bekasi.

DL Sitorus dilahirkan di Parsambilan, Kecamatan Silaen, Toba Samosir, Sumut. Dia kemudian pindah dan besar di Siantar. DL Sitorus menikah dengan Boru Siagian, dan dikaruniai 5 orang anak, 2 perempuan dan 3 laki-laki. (TIM)