oleh

Benarkah Peti Jenazah DL Sitorus Sudah Dipersiapkan Sejak 5 Tahun Yang Lalu?

Keterangan foto: Peti Jenazah Gorga Batak (INT)

Catatan Redaksi Batakpost.com

Kematian pengusaha kaya raya DL Sitorus sangat menyita perhatian masyarakat, khususnya orang Batak yang ada di belahan dunia ini. Sejak berita kematiannya tesiar 3 Agustus 2017 kemarin, media sosial diramaikan dengan berbagai kisah kehidupan dan kesuksesan Siraja Sawit ini.

Kali ini yang menjadi bahan perbincangan hangat adalah keberadaan peti jenazah DL Sitorus. Menurut informasi yang berkembang, peti jenazah untuk DL sudah dipersiapan sejak 5 tahun lalu yang terbuat dari kayu pilihan dan dihiasi Gorga Batak. Keberadaan peti jenazah yang langah itu mengundang pertanyaan publik. Pasalnya peti jenazah Gorga itu biasanya untuk para raja-raja orang Batak.

Selain itu, biaya pembuatan peti jenazah Gorga bukanlah murah, dan tidak bisa dikerjakan sembarangan orang serta memakan waktu yang cukup lama. Hal itu lah yang membuat pecinta media sosial bertanya-tanya, siapa pembuat peti jenazah Gorga DL Sitorus dan berapa biayanya?.

Melihat keadaan peti jenazah yang sudah selesai itu, dapat diduga bahwa DL Sitorus sudah menyiapkan peti jenazahnya jauh sebelumnya. Dan tidak menutup kemingkinan DL sendiri yang memilih jenis kayunya dan juga desait Gorganya. Sungguh hal yang menarik memang, karena diera sekarang ini sangat jarang yang menggunakan peti mati Gorga Batak seperti peti jenazah DL Sitorus, walaupun dia orang kaya sekalipun.

Sejumlah pengrajin Gorga yang ada di Tomok Samosir dan Balige, Tobasa ketika dikonfirmasi mengaku tidak ada mengerjakan peti jenazah Gorga. Menurut mereka sangat sulit untuk mengerjakan peti jenazah Gorga.

Keterangan foto: Peti Jenazah Gorga Batak. (INT)

“Kami lebih banyak membuat Gorga sovenir, kalau mengerjakan Gorga untuk peti jenazah sepertinya belum pernah. Soalnya tidak mudah mengerjakan itu, karena membutuhkan ketelitian dan waktu yang lama,”kata marga Ambarita salah seorang pengrajin sovenir di Tomok, Samosir.

Menurutnya, kalau membuat gorga peti jenazah seperti peti raja-raja Batak dulu, sangat sulit. Bahannya harus kayu pilihan yang besar dan bagus, agar mudah dipahat  dan digorga.

“Jadi kayunya itu harus besar, dan tidak bisa disambung-sambung. Dan pada bagian kepala petinya harus terlihat gambar kepala Gorganya dan tidak bisa pisah dari badan peti. Kecuali tutupnya, memang wajib dipisah, itupun kayunya harus dari bagian kayu jenazah. Jadi kalau pas ditutup peti terlihat dia kokoh dan sedikit berlekuk pada bagian atas mirip seperti ruma adat Batak,”ujarnya.

Ketika ditanya berapa kisaran harga untuk membuat peti jenazah seperti itu? Pria berambut gondrong itu menyebutkan kisaran Rp30-35 juta di luar kayu.

“Itu hanya biaya Gorga dan memahat belum termasuk kayunya. Karena kayunya yang sulit didapat dan mahal, apalagi seperti sekarang ini,”jawabnya.

Sementara itu pihak keluarga dari almarhum DL Sitorus belum bisa dimintai penjelasan terkait peti jenazah itu. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed