Walikota Sibolga Pecat 7 ASN Yang Lain Segera Menyusul

oleh
Keteragan foto: Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk. (batakpost.com/HAT)

Sibolga, 29/7 (Batakpost.com)- Sibolga dinyatakan darutar narkoba bukan tanpa alasan. Pasalnya peredaran barang haram itu sudah menyentuh semua lapisan masyarakat yang ada di Kota Sibolga. Walikota Sibolga tidak menampik julukan itu, bahkan dia mengatakan, bahwa kondisi peredaran narkoa di daerah kekuasaannya sudah mengerikan.

Seiring dengan itu, tindakan tegas juga dilakukan orang nomor satu di Pemko Sibolga itu. Belum lama ini, Syarfi sudah memecat sedikitnya 7 orang ASN yang terlibat narkoba. Bahkan ia mengungkapkan, dalam waktu dekat akan ada lagi yang dipecatnya secara tidak hormat karena kasus narkoba.

“Saya selaku Walikota Sibolga mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Polres Sibolga yang berhasil menggrebek dan menangkap pelaku narkoba yang masih pagi hari sudah berpesta narkoba. Kami berharap tindakan tegas dan cepat dari pihak kepolisian terus ditingkatkan agar mampu untuk menekan peredaran barang haram tersebut,”katanya kepada batakpost.com, kemarin.

Dikatakan Syarfi,  bahwa dugaannya Sibolga sudah darurat narkoba sudah terbukti. Bagaimana tidak, subuh haripun sudah ada warga Sibolga yang berpesta narkoba. Oleh sebab itu  ia berharap agar pihak kepolisian lebih ekstra. Ekstra kuat dan gerak cepat untuk memerangi dan menindak peredaran narkoba.

“Saya menghimbau aga polisi juga melakukan penindakan tegas baik itu kepada anggota DPRD, ASN, Penegak hukum itu sendiri jika terlibat dengan narkoba. Tanpa dibarengi dengan tindakan tegas, maka peredarannya sulit dibasmi,”pinta Syarfi.

Lantas apa upaya yang dilakukan Pemko Sibolga untuk mengantisipasi? Menurut mantan anggota DPR-RI 3 periode itu mengatakan, bahwa Dinas Pendidikan Sibolga sudah melakukan kerjasama dengan kejaksaan dan Polisi untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya narkoba. Selain itu juga, setiap dirinya melakukan sambutan dan kunjungan kepada masyarakat, Ia terus meminta agar masyarakat menjauhi yang namanya narkoba.

“Sewaktu Safari Ramadhan dan juga kunjungan saya ke gereja-gereja selalu saya ajak masyarakat agar jangan sampai terlibat narkoba. Mari kita jaga keluarga kita dari pengaruh narkoba. Dan melalui media ini juga, saya mengajak seluruh masyarakat Sibolga secara khusus, agar jangan mencoba-coba yang namanya narkoba. Karena masih banyak kegiatan lain yang dapat kita kerjakan,”ajak suami dari Delmeria Sikumbang itu. (HAT)