Pagi Ini Upacara Pemecatan Bripka Viky di Poldasu Karena Kasus Narkoba

oleh
Keterangan foto: Kapolres Sibolga, AKBP. Benny Remus Hutajulu. (batakpost.com/HAT)

Sibolga, 27/7 (Batakpost.com)- Satu lagi personil polisi dari Polres Sibolga segera dipecat karena terlibat kasus narkoba. Ia dalah Bribka Viky yang pagi ini akan dilakukan pemecatan langsung oleh Kapoldasu bersama dengan personil polisi dari beberapa daerah yang ada di Sumatera Utara.

Demikian penjelasan Kapolres Sibolga, AKBP. Benny Remus Hutajulu kepada awak media kemarin sore waktu ngopi bareng di Sibolga.

Pria berkulit hitam manis itu mengatakan, bahwa ia akan berangkat sore itu juga sembari membawa anak buahnya Bripka Viky yang ditahan di Lapas Sibolga menuju Poldasu.

“Sore ini saya harus berangkat ke Medan, karena besok pagi (hari ini), ada upacara pemecatan tidak hormat kepada yang bersangkutan yang dipimpin langsung oleh pak Kapoldasu. Jadi kami diperintahkan untuk membawa para personil yang bermasalah di jajaran Poldasu untuk diupacarakan secara serentak,”katanya Rabu sore.

Diakui Kapolres, bahwa dirinya sudah berkali-kali menegaskan kepada anggotanya, jangan sampai mencoba narkoba, apalagi sampai menjadi bandar dan pengedar.

“Mulai dari cara yang paling halus sudah saya lakukan kepada anggota saya agar jangan memakai narkoba. Bayangkan saja, saya sudah pernah mengundang anak dan isteri dari anggota yang terlibat narkoba. Saya bilang, coba perhatikan wajah anak dan isterimu itu. Kalau kau memang sayang dengan mereka, jangan sentuh lagi narkoba itu. Sudah seperti itu cara yang kita buat agar ada kesadaran, namun tetap juga membandal. Kalau sudah seperti itu mau bilang apa lagi, hukum dan aturanlah yang bertindak,”ucapnya.

Melalui peristiwa pemecatan ini, Kapolres berharap, agar personil yang lainnya menyadari dan cepat bertobat, karena tidak ada ampun dengan namanya narkoba dan pelanggaran hukum. “Mari kita hargai seragam kita ini, dan kita tegakkan keadilan itu mulai dari diri kita sendiri,”ajaknya.

Disinggung tentang keberadaan anggotanya yang berpangkat AKP yang diduga jadi bandar narkoba, Benny menegaskan, bahwa yang bersangkutan sudah berada di Poldasu dalam tahap penindakan. Dia yakin, bahwa proses hukum pasti berlaku seperti kepada anggota yang lainnya.

“Kita tunggu saja nanti hasilnya. Yang jelas ketegasan dan pemberantasan narkoba itu harus dimulai dari diri sendiri,”tandasya. (HAT)