Sibolga, 9/6 (Batakpost.com)– Sebanyak 114 warga Kota Sibolga yang menjadi korban bencana alam yang terjadi pada tanggal 25 November 2025 tahun lalu, menerima tempat tinggal layak yang diberi nama hunian tetap (huntap), Selasa (9/6/2026). Penyerahan huntap ini merupakan tahap pertama dan akan menyusul tahap kedua sebanyak 86 unit lagi, yang saat ini sedang proses penyelesaian.
Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumbantobing bersama dengan pihak Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan secara langsung kunci hunian tetap tersebut kepada masyarakat, yang disaksikan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II, Wahyu Adi Satriawan dan Forkopimda Sibolga di kawasan huntap di Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga, Selatan, Sibolga.
Kepala BP3KP Sumatera II Wahyu Adi Satriawan dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas dukungannya dalam penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.
Dijelaskannya, pembangunan tahap pertama sebanyak 114 unit rumah telah dimulai sejak Desember 2025 dan menjadi salah satu proyek yang lebih awal direalisasikan dibandingkan daerah lain yang terdampak bencana.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Sibolga dalam percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana. Ia berharap para penerima manfaat dapat menjaga dan merawat rumah beserta fasilitas yang telah diberikan, sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan hunian yang baru.
Sementara itu Wakil Wali Kota Sibolga menyampaikan, bahwa penyerahan hunian tetap merupakan momentum penting yang mencerminkan kepedulian pemerintah dalam menghadirkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Pembangunan hunian tetap ini kata Pantas, merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Sibolga, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi terbaiknya.
Selanjutnya Baca: 114 Unit…
